Kesehatan

6 Jenis Gangguan Pernapasan yang Perlu Diwaspadai

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sistem pernapasan memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup manusia. Sayangnya, beberapa kondisi sering kali menyebabkan saluran pernapasan bermasalah. Hal ini bisa berakibat pada berkurangnya pasokan oksigen ke dalam tubuh, sehingga sebagian atau bahkan seluruh organ tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

 

Jenis-jenis Gannguan Pernapasan

asma

Ada bermacam jenis penyakit gangguan pernapasan yang umum diderita manusia. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Asma

    Merupakan salah satu gangguan pernapasan yang cukup umum dijumpai. Penyakit ini bisa berlangsung dalam jangka panjang dan disebabkan oleh peradangan atau penyempitan saluran pernapasan. Keluhan yang dirasakan biasanya adalah sesak napas, nyeri dada disertai batuk-batu, dan bengekAsma bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari alergi dingin, paparan debu, asap rokok, bulu binatang, kelelahan, maupun stres.

  2. Pneumonia

    Umum juga disebut dengan radang paru-paru, pneumonia adalah gangguan pernapasan yang dipicu oleh virus atau bakteri sehingga menimbulkan infeksi atau peradangan pada organ paru. Selain sesak napas, gejala lain yang umum dirasakan penderita adalah batuk-batuk dan demam. Pada beberapa kasus, pneumonia juga bisa menyebabkan penderitanya mengeluarkan dahak kental yang bercampur darah.

  3. Bronkitis

    Penyakit bronkitis adalah penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh infeksi pada saluran paru-paru. Infeksi inilah yang menyebabkan terganggunya pernapasan, seperti sesak napas, napas pendek, nyeri dada, serta mual dan muntah. Penyakit gangguan pernapasan ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kebiasaan merokok, tidak mendapat vaksin influenza atau pneumonia, kontak dengan debu dan bahan kimia berbahaya, dan sebagainya.

  4. ISPA

    Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA merupakan penyakit yang menyerang organ saluran pernapasan, dari hidung sampai paru-paru. Penyebab utamanya biasanya adalah virus atau bakteri yang menyebar lewat udara. Gejala yang umum dirasakan adalah demam, batuk-batuk, sesak napas, sakit kepala, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, sampai nyeri otot. ISPA bisa menyerang siapa saja, dari bayi sampai orang dewasa.

  5. Penyakit Paru Obstruktif Kronis

    PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis adalah jenis penyakit yang ditandai dengan peradangan pada saluran pernapasan. Penyebabnya bisa karena paparan asap rokok (baik perokok aktif maupun pasif), polusi udara, debu, atau asap pembakaran kimia dalam jangka panjang.
    Sebagai salah satu penyakit progresif, kondisi pasien PPOK biasanya akan makin memburuk seiring waktu, terutama jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Gejala yang muncul biasanya berupa sesak napas, mengi, batuk berdahak, kelelahan, nyeri dada, penurunan BB, sampai pembengkakan di area tubuh tertentu.

  6. Kanker Paru-Paru

    Di antara gangguan pernapasan lain, kanker paru-paru mungkin merupakan penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini muncul karena faktor genetik, paparan bahan kimia berbahaya, atau kebiasaan merokok. Perokok pasif juga sama berisikonya mengidap kanker paru-paru. Pasien kanker paru-paru umumnya akan merasakan gejala seperti sesak napas, batuk kronis disertai darah, suara serak, tubuh lemas, nyeri dada, serta berat badan yang turun secara drastis.
    Seperti halnya kanker jenis lain, kanker paru-paru diklasifikasikan menjadi 4 stadium menurut tingkat keparahannya. Tingkat stadium akan menentukan jenis pengobatan atau terapi yang harus dijalani pasien.

Penyakit gangguan pernapasan bukan hal yang patut disepelekan. Sayangnya, banyak pasien yang tidak mendapat pengobatan layak karena ketiadaan biaya. Kamu bisa berperan membantu kesembuhan mereka dengan berdonasi di Kitabisa sekarang. Uluran tangan darimu adalah bantuan besar bagi mereka.

bantu biaya rumah sakit

Comments are closed.