Press Release

Angin Kencang Malang, Ribuan Warga Mengungsi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sabtu (19/10/2019) malam, Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang, Jawa Timur diterjang angin kencang. Angin yang muncul sejak pukul 23.30 WIB menyelimuti hampir seluruh wilayah desa dan membawa debu tebal. Dua desa lainnya yaitu Desa Gunungsari dan Desa Sumbergondo juga terdampak angin kencang.

Menurut Kasi Observasi dan Informasi BMKG Malang, Agung Suprayitno, angin kencang yang terjadi di wilayah Malang merupakan tanda memasukinya musim pancaroba. Ia menambahkan bahwa pasca angin kencang, akan disusul dengan cuaca ekstrem yaitu hujan lebat atau puting beliung. BMKG memperkirakan angin kencang masih berpotensi untuk kembali terjadi selama 4 hari mendatang.

 

Kerusakan Akibat Angin Kencang

puting beliung malang
Sumber Foto: Istimewa

Sejumlah kerusakan terjadi, diantaranya 23 unit rumah warga, 13 warung, serta beberapa pohon tumbang dan baliho roboh di wilayah kota Batu. Selain bangunan dan fasilitas umum yang rusak, dilaporkan satu orang warga meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka akibat angin kencang.  Sebanyak 550 jiwa penduduk Desa Sumber Brantas memilih untuk mengungsi ke pos pengungsian terdekat karena rumah mereka hancur.  Proses evakuasi warga terdampak angin kencang dilakukan sejak sore hingga Minggu (20/10/2019) malam.

angin kencang
Sumber Foto: ACT

Hingga Minggu sore, angin kencang masih terjadi dan mengakibatkan beberapa pohon kembali tumbang serta tertutupnya akses jalan raya. Angin kencang Malang juga menyebabkan sebagian aliran listrik terputus dan jaringan komunikasi terganggu. Hal ini membuat Desa Sumber Brantas hampir seluruhnya lumpuh parah.

 

Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana

View this post on Instagram

Di saat kebanyakan orang masih tertidur lelap, ribuan saudara kita di Kota Batu, Malang harus terjaga setelah angin kencang menerjang desa mereka pada Sabtu (19/10) pukul 23.30 WIB. Setidaknya ada 3 desa yang terdampak angin kencang tersebut, yakni Desa Sumber Brantas, Desa Gunungsari, dan Desa Sumbergondo. . Data dari @bnpbindonesia per Senin (21/10) pukul 9.45 WIB, 1 orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon dan 1.270 warga terpaksa tinggal di pengungsian. Selain merusak puluhan rumah, angin kencang ini juga menumbangkan sejumlah pohon yang menghalangi akses jalan raya dan mematikan jaringan listrik setempat. . Mari kita doakan agar saudara kita di Malang selalu diberikan perlindungan oleh-Nya. . Untuk membantu para korban, kamu bisa berdonasi dengan cara, klik: kitabisa.com/putingbeliungmalang (link di bio). . Bantu sebarkan postingan ini di IG Story-mu agar semakin banyak orang yang tergerak membantu. . #bnpbindonesia #bnpb #anginkencang #malang #kitabisa #orangbaik

A post shared by Kitabisa (@kitabisacom) on

Melihat kondisi warga terdampak angin kencang, tim ACT (Aksi Cepat Tanggap) segera menuju Desa Sumber Brantas untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan dan pohon tumbang yang menghalangi jalanan. Mulai Senin (21/10/2019) dini hari, ACT mendistribusikan bantuan berupa air mineral, susu, bubur bayi, masker, dan popok anak ke beberapa titik pengungsian. 

Warga terdampak angin kencang Malang masih membutuhkan banyak bantuan, diantaranya bahan makanan, air mineral, perlengkapan bayi, dan selimut. Kamu bisa bantu mereka dengan cara berdonasi di Kitabisa

Mari bantu saudara-saudara kita di Malang dengan cara donasi di Kitabisa atau klik gambar di bawah ini!

bantuan untuk malang

Comments are closed.