Author

Nova Zakiya

Browsing

“Intan tak pernah menyerah meski divonis kanker getah bening stadium 4.  Ia tetap melakukan hal-hal yang disukainya, seperti mendengarkan lagu K-Pop dan dance cover. Semangatnya ini berhasil mengantarkan Intan bertemu dengan idolanya, Lisa Black Pink pada Agustus lalu.”

Blackpink, idol group asal Korea Selatan, akan menggelar konser perdananya di Indonesia, Senin (19/11) malam. Grup musik wanita yang beranggotakan Lisa, Jisoo, Jennie, dan Rose ini siap menghibur penggemarnya di Sentul International Convention Center (SICC) sekaligus memeriahkan ulang tahun salah satu e-commerce terbesar di Indonesia.

Ini kali pertama Blackpink datang ke Indonesia dalam formasi lengkap. Sebelumnya, hanya Lisa yang datang untuk menyapa penggemarnya bulan Agustus lalu. Rupanya, acara ini juga memiliki kesan yang mendalam bagi Intan, pejuang kanker yang selalu termotivasi akan lagu-lagu dari Blackpink.

 

Intan Berjuang Lawan Kanker Sejak 2013

 

View this post on Instagram

 

#LetMeTellYouSomething Hey kamu, gak ada yang bilang jadi pejuang kanker itu gampang kok. Pejuang paling tangguh sekalipun pasti pernah mikir untuk nyerah. Kamu gak sendirian untuk hal itu. Aku pun demikian. Ngerasa capek dengan semua rasa sakit? Wah sudah pasti. Dan itu gak terbatas secara fisik, tapi juga mental. . Trus, kenapa aku bisa kelihatan santai dan happy aja seolah kanker itu bukan apa-apa? Hmmm…memang aku harus berbagi kesedihan dengan semua orang ya? Engga kan :p cukup aku dan Penciptaku yang tau. Mungkin, beberapa orang yang kupercaya, yang bisa dihitung jari. . Yaudah aku kasih tips deh. Pertama, jangan punya ekspektasi. Sejak serangan kanker kali kedua, aku nyoba untuk gak lagi mikirin bakal dibawa kemana hidup ku kelak. Aku cabut semua ekspektasi sampe ke akarnya. Jadi apapun yg terjadi, yaudah terserah. Menurutku, itu cara termudah biar gak kecewa sama hidup dan tetep happy. . Kedua, gausa dipikirin tapi dijalanin aja. Kalau dengan mikirin bisa bikin segalanya membaik, ya silahkan. Masalahnya, mikirin hal yang belum terjadi justru bikin semuanya memburuk. Jadi stress. Situasi tambah kacau. . Ketiga, fake it till you make it. Aku udah terbiasa maksain diri buat kuat dan bawa ketawaketiwi aja, sampai gak ada yang nyangka aku punya kanker stadium 4 selama 6 tahun HAHA. Gak ada yang tau juga kapan aku sedih dan terpuruk, kesakitan dan merana, kecuali mereka-mereka yang kusebutin tadi. Mungkin bukan hal bagus ketika aku sulit nunjukin emosi sebenarnya (terkhusus rasa sedih) dan sisi lemah. Ya aku memang suka maksain diri kudu harus terlihat tough sih. Gatau kalau kamu. Aku ga nyaranin kamu ngikutin tips ku yang ini. Yaa mana yang nyaman menurutmu aja deh. Yang penting ga tertekan sama hidup, meski hidup doyan banget nekan kita. Wqwq. Sekian. . . Pesan dari aku: You’re a true warrior. A fearless fighter. You’re gonna win the battle no matter how hard it is. Sometimes, it is faith that you need the most. Faith can bring a lot of magical things to life. The unbelievable experience. The unbreakable joy and happiness. 💜 #spilledthoughtsbyintan

A post shared by Intan Khasanah (@intankhasanah) on

Intan adalah pejuang kanker getah bening stadium 4. Sejak 2013, ia berjuang melawan sel kanker di tubuhnya. Berbagai pengobatan dan puluhan kemoterapi ia jalani. Tapi, Intan sama sekali tak pernah menyerah.

Musik-musik K-Pop menjadi salah satu penyemangat Intan berjuang melawan kanker. Blackpink adalah grup musik pertama yang membuat Intan menyukai K-Pop. Bagi Intan, Blackpink adalah gambaran perempuan-perempuan energik, kuat dan sangat keren. Setiap mendengar lagu-lagu dari Blackpink dan menonton video klipnya, Intan selalu merasa kembali semangat.

Sumber: weheartit.com

Tak hanya Blackpink, Intan juga mulai mendengarkan grup musik K-Pop lainnya. Dari sini, Intan sadar bahwa grup musik K-Pop memang tidak bisa dianggap remeh dan dipandang sebelah mata. Karena semuanya bisa menyemangati dan memberikan inspirasi bagi Intan.

 

Intan Berhasil Bertemu Lisa Blackpink

 

View this post on Instagram

 

First video: right after my 20th chemotherapy, with infusion sets still hanging in my hand. • Second video: a week before my 20th chemotherapy. • • Yes, amazingly I still managed to do what I love to do (you can see them from most of my posts) even though I have stage 4 cancer (Hodgkin’s Lymphoma) since 2013. Yes, it’s already stage 4 since 5 years ago. • • I completely aware of the fact that I’m still alive till now, as a truly insane gift! The fact that God still let me breathe, live, and surrounded by those who support me through my ups and downs, is just unbelievable and I can’t stop to thank Him for that. What a privilege, especially for my kind. I don’t mean to compartmentalize the ones with and without cancer or any other chronic diseases. Because I don’t think we have many differences except mental and physical endurance, that perhaps, in my subjective arbitrary assessment, are stronger in terms of adjusting selves to bear almost-unbearable pain and sorrow. Hiding them well so others won’t be worry so much at us, won’t see and treat us differently. Like, we’re just a hopeless pathetic human being who’s gonna die in seconds? An inferior who can do nothing but dying? A real burden? A useless one? Yeah, something like that, and we hate it to the core if someone ever assumed us that way. • • So, I made these videos as a prove that we are all just the same, with or without cancer, before and after diagnosed with cancer, before and after undergoing series of painful and exhausting treatments to win the battle, to eradicate cancer once and forever. I just want to encourage other warriors and survivors in any under circumstances that we are all still able to have fun with life. Even a set of infusion that still hanging steadily in my hand won’t stop me to do one of my favorite activities. To dance, for instance. • (continued on comment section) #cancersucks #cancersurvivor #cancerwarrior #hodgkinslymphoma #ddududdudu #blackpink #kpopdancecover #ddududdudublackpink @weare.survivors @ihadcancer @imadanceragainstcancer @blackpinkofficial

A post shared by Intan Khasanah (@intankhasanah) on

Sejak kecil, Intan memang suka menari. Hobinya ini tak berhenti meski dirinya divonis kanker getah bening stadium 4. Buktinya, setelah menjalani kemoterapi yang ke-20, Intan justru membuat video dance cover lagu DDU-DU DDU-DU dari Blackpink.

Video ini sempat viral di sosial media dan membawanya bertemu langsung dengan Lisa Blackpink pada acara meet and greet yang digelar Shopee Indonesia, Agustus lalu. Intan merasa salah satu mimpinya menjadi nyata, bisa berbincang langsung dan foto bersama idolanya. Bahkan, Lisa sempat bercerita bahwa ia bersama anggota Blackpink lainnya menonton video dance cover Intan dan keempatnya sepakat memuji Intan sangat berbakat.

Intan Harus Jalani Kemoterapi saat Konser Blackpink di Indonesia

Intan masih harus berjuang melewati kemoterapi yang ke-24, tepat di hari Blackpink menggelar konsernya di Indonesia. Ia masih harus menjalani pemulihan setelah kemoterapi untuk memulihkan sel-sel di tubuhnya.

Meski tidak bisa menonton konser Blackpink hari ini, namun Intan bersyukur pernah bertemu langsung dengan Lisa Blackpink, berkat video yang dibuatnya. Intan juga berpesan kepada semua pejuang kanker lainnya untuk tetap melakukan apapun yang disukai dan jangan menyerah dengan keadaan. Buktinya, Intan yang tidak pernah mau kalah dengan kondisinya dan tetap melakukan hobinya, bisa mengantarkan dirinya mewujudkan mimpi bertemu dengan idolanya.


Jika kamu punya keluarga, sahabat atau orang terdekat yang terus menginspirasi banyak orang dan butuh biaya besar, kamu bisa galang dana di Kitabisa. Caranya, klik: ktbs.in/galangdana. Kamu juga bisa konsultasi mengenai galang dana ini dengan cara, klik: ktbs.in/tanya atau kirim pesan WhatsApp ke nomor 0813-1553-2353.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 357 juta penyakit menular seksual baru setiap tahunnya. Salah satu penyakit menular seksual paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker serviks yang  menempati nomor dua dalam jumlah tertinggi di dunia,”

Pendidikan seksual biasanya membahas tentang organ kesehatan reproduksi, batasan perilaku seksual dengan salah satu tujuannya untuk menghindari infeksi menular seksual (IMS). Sayangnya, memberikan pendidikan seksual, khususnya pada anak, masih dianggap tabu bagi sebagian orangtua.

Untuk lebih mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memberikan pendidikan seksual sejak usia dini, Kitabisa mengadakan tanya jawab dr. Haekal Anshari, M. Biomed (AAM). Yuk, simak ulasan selengkapnya mengenai pendidikan seksual di artikel ini ya!

 

Memahami Infeksi Menular Seksual

pendidikan seksual

Penyakit menular seksual atau yang kini lebih sering disebut Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang biasanya ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman. Penularannya bisa melalui cairan tubuh, baik sperma, cairan vagina, atau darah. IMS juga bisa ditularkan melalui jarum suntik yang dipakai berulang atau bergantian dengan orang yang berisiko menularkan infeksi.

Namun, orang yang belum pernah melakukan aktivitas seksual juga berisiko terkena infeksi menular seksual. Misalnya, dengan menggunakan alat mandi (seperti handuk) yang sama/bergantian dengan orang yang terkena IMS.

 

Jenis-Jenis Infeksi Menular Seksual

Pendidikan Seksual
Sumber: Daily Herald

Infeksi menular seksual bisa disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, dan jamur yang ditularkan melalui cairan tubuh. Ada beberapa jenis infeksi menular seksual, diantaranya:

  • Gonore

Gonore atau kencing nanah terjadi karena infeksi bakteri. Infeksi ini bisa ditularkan saat terjadi kontak seksual dengan orang yang terinfeksi atau melakukan kontak dengan cairan tubuh mereka. Pada pria, gejalanya terlihat lebih nyata seperti mengeluarkan nanah saat kencing dan terasa nyeri. Sementara pada perempuan, gejalanya sulit diidentifikasi karena mirip dengan infeksi lainnya.

  • Sifilis

Sifilis disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Gejalanya tak hanya muncul di organ kelamin, tetapi juga bisa di organ tubuh lainnya, seperti muncul bitnik merah di telapak tangan dan kaki, nyeri sendi, dan lain-lain. Jika terdeteksi lebih awal, sifilis bisa sembuh. Namun jika tidak ditangani dengan baik, sifilis akan menyebabkan kerusakan pada otak dan jantung. Efeknya yang cukup serius dan bisa menginfeksi seluruh tubuh inilah yang menyebabkan penyakit ini disebut ‘Raja Singa’.

  • Infeksi HPV

Virus human papillomavirus atau HPV adalah penyebab utama kanker serviks. Virus ini bisa menular karena adanya hubungan seksual. Perempuan memiliki risiko yang cukup tinggi terkena kanker serviks. Namun, laki-laki juga berisiko terinfeksi HPV yang bisa menyebabkan kanker anus.

  • HIV/AIDS

Virus HIV bisa membuat sistem kekebalan tubuh seseorang melemah dan meruntuhkan sistem pertahanan tubuh secara bertahap. Virus ini bisa ditularkan melalui hubungan seksual atau menggunakan jarum yang sama. Orang dengan virus HIV saat terkena penyakit lain akan menjadi susah untuk sembuh. Bahkan menurut dokter Haekal, orang dengan HIV biasanya meninggal bukan karena AIDS, tetapi karena penyakit lain yang menyerangnya seperti TBC atau Meningitis.

 

Waktu yang Tepat Memberikan Pendidikan Seksual

Pendidikan Seksual

Pemberian pendidikan seksual bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah infeksi menular seksual pada seseorang. Pendidikan seksual ini sebaiknya diberikan pertama kali oleh orangtua sejak usia dini. Saat anak berusia 3-4 tahun, anak sebaiknya mulai diajarkan tentang jenis kelaminnya, seperti diberitahu bahwa dia anak laki-laki atau perempuan. Kemudian, saat anak berusia 4-5 tahun, anak laki-laki dan perempuan sudah mulai dipisahkan seperti saat mandi atau tidur.

Saat anak masuk usia sekolah dasar, orangtua mulai mengajarkan secara lebih intensif bahwa tidak boleh ada orang lain yang memegang area pribadi anak. Hal ini berlanjut sampai anak masuk masa pubertas dimana orangtua sebaiknya tetap menemani anak-anak mereka saat mengalami perubahan fisik (mulai tumbuh bulu-bulu halus, mimpi basah, menstruasi, tumbuh payudara, dll) dan psikis. Orangtua juga perlu menekankan agar tidak terjadi pergaulan yang tidak diinginkan saat masa pubertas.

Selain itu, orangtua juga bisa mengajarkan pentingnya merawat organ intim khususnya bagi perempuan dan bagaimana menghadapi siklus bulanan. Bagi perempuan di bawah usia 20 tahun, dokter Haekal menyarankan untuk melakukan imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Pasalnya, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan angka kanker serviks yang cukup tinggi.

 

Menjaga Kesehatan Reproduksi

Pendidikan Seksual

Kesehatan reproduksi bisa dijaga dengan berbagai cara, terutama dengan menjaga kebersihan organ intim, baik pada laki-laki maupun perempuan. Secara umum, gunakan alat pembersih seperti handuk atau kertas tisu yang lembut agar tidak menimbulkan iritasi. Selain itu, hindari menggunakan pakaian dalam ketat yang bisa mengganggu bakteri baik di kelamin.

Pada perempuan, bersihkan vagina dari arah depan ke belakang agar bakteri yang ada di anus tidak berpindah ke vagina. Jika ingin menggunakan sabun pembersih, gunakanlah yang pH-nya sesuai dengan pH vagina yakni 4.5. Namun, belum banyak penelitian yang membuktikan produk pembersih vagina ini memiliki efek yang baik untuk kesehatan vagina. Karena sebenarnya, vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan diri sendiri dengan cairan yang diproduksinya.

Sementara pada laki-laki, jangan terlalu banyak menggunakan sabun di penis karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit penis. Jaga pula kebersihan buah zakar karena daerah tersebut lembab. Dokter Haekal juga menyarankan untuk disunat karena kulit di ujung penis itu bisa menjadi sarang kuman. Selain itu, laki-laki sebaiknya rutin ereksi agar terjaga kesehatan seksualitasnya.

Perkembangan organ reproduksi seseorang tergantung pada usianya alias ada patokan sesuai usia. Saat terjadi ketidakcocokan dengan patokan tersebut, seperti pertumbuhan penisnya tidak sempurna, terlahir dengan buah zakar tidak lengkap, atau ada gangguan menstruasi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk diberikan solusi sesuai dengan permasalahannya. Jika permasalahannya karena obesitas, maka akan diturunkan berat badannya untuk mengatasi gangguan reproduksi tersebut. Namun, jika masalahnya adalah terdapat gangguan hormonal, maka harus dikoreksi hormonnya dengan pengawasan dokter.

 

Menstruasi sebagai Ciri Memasuki Masa Pubertas

Pendidikan Seksual

Perempuan memasuki masa pubertas biasanya ditandai dengan menstruasi. Normalnya, menstruasi ini memiliki siklus 28 hari (rentang 23-35 hari) yang dihitung dari hari pertama menstruasi sampai hari pertama menstruasi berikutnya.

Sebelum dan sesudah menstruasi, perempuan biasanya akan mengalami keputihan. Selain itu, sebagian besar perempuan juga mengalami nyeri menjelang atau saat menstruasi. Menurut dokter Haekal, ini adalah hal yang wajar terjadi saat menstruasi. Namun, perlu diwaspadai jika nyeri tersebut sampai mengganggu aktivitas atau pingsan karena kemungkinan besar ini disebabkan oleh kista.

Hampir sebagian besar perempuan memiliki kista di indung telurnya. Kista ini ada karena faktor hormonal yang ada para perempuan. Biasanya, kista akan hilang sendiri saat perempuan hamil atau menopause. Namun, kita tetap perlu mewaspadai jika kista tersebut sampai mengganggu kehamilan yang biasanya disebabkan oleh kelainan hormonal (terutama pada perempuan yang terdapat sindrom PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome). Hal ini bisa diatasi dengan menyeimbangkan hormon terlebih dahulu.

 

Faktor yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi

Pendidikan Seksual

Ada beberapa faktor yang menyebabkan siklus menstruasi terganggu seperti pola makan yang rendah nutrisi, sedikit makan sayur dan buah, jarang berolahraga, kurang tidur dan stress. Semua faktor ini bisa mengganggu keseimbangan hormonal yang akan berpengaruh pula ke siklus menstruasi perempuan.

Hal ini akan menjadi berbahaya jika menstruasi berhenti selama berbulan-bulan. Perlu penanganan lebih lanjut oleh dokter karena dikhawatirkan bisa mengganggu kesehatan organ reproduksi dan mempengaruhi kesuburan seseorang.

 

Jenis Keputihan pada Perempuan

Pendidikan Seksual

Keputihan adalah hal yang wajar terjadi sebelum dan sesudah menstruasi. Hal ini merupakan reaksi vagina untuk membersihkan dirinya.

Keputihan sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni keputihan normal dan tidak normal. Keputihan normal memiliki warna yang jernih, tidak berbau menyengat dan teksturnya tidak encer dan tidak kental. Sedangkan pada keputihan tidak normal ditandai dengan bau menyengat (busuk atau amis), terdapat darah dan tekstur lendirnya encer atau tidak.

Jika keputihan itu berwarna putih susu dan berbau amis, bisa jadi disebabkan oleh infeksi jamur. Sementara jika keputihan berwarna coklat, berdarah dan nyeri pada panggul, bisa jadi ini tanda dari kanker serviks.

 

Mengetahui Masa Subur 

Pada perempuan dengan siklus menstruasi normal (23-35 hari), masa subur biasanya terjadi di hari ke-12 sampai 14 dari hari pertama menstruasi. Hal ini ditandai dengan suhu tubuh perempuan yang menjadi lebih hangat, vagina mengeluarkan lendir dan mood menjadi lebih baik serta terpancar aura cantiknya.

Namun, pada perempuan yang siklus menstruasinya tidak teratur, penghitungannya cukup sulit tapi tetap bisa dikenali dengan tanda-tanda di atas. Jika siklus menstruasinya pendek, penghitungannya bisa dikurangi 7 hari dan pada perempuan yang siklus menstruasinya panjang, bisa dikurangi 11 hari. Saat merencanakan kehamilan, dokter Haekal menganjurkan, pada perempuan yang siklus menstruasinya tidak teratur untuk lebih sering melakukan hubungan seksual.

Sementara pada laki-laki, kesuburan bisa dijaga dengan memperbaiki kualitas spermanya. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat, makan makanan bernutrisi tinggi, rutin berolahraga, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan tidur yang cukup.

 

Sejumlah Mitos Soal Kesehatan Seksual dan Reproduksi

Pendidikan Seksual

  • Minum dingin bisa menghentikan menstruasi dan minum soda bisa memperlancar menstruasi

Ini mitos karena sebenarnya tidak ada kaitannya antara saluran pencernaan dengan saluran reproduksi.

  • Minum jamu saat menstruasi bisa meredakan nyeri

Sebenarnya tidak ada kaitan antara minum jamu dan menstruasi. Tapi yang perlu diperhatikan adalah kandungan jamunya. Saat ini, banyak jamu yang mengandung zat aktif obat yang jika diminum dalam jangka panjang bisa mengganggu kesehatan.

  • Bulu kucing bisa menyebabkan mandul

Mitos. Ada banyak faktor yang menyebabkan perempuan susah hamil. Jika berkaitan dengan kucing, biasanya disebabkan oleh kuman atau bakteri yang dibawa kucing (seperti toksoplasma), bukan karena bulunya. Oleh karenanya penting dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.

  • Timun dan terong bisa mengurangi kesuburan pria

Mitos. Justru timun dan terong bagus untuk kesehatan. Karena untuk menjaga kualitas sperma, pria disarankan untuk makan makanan bergizi, salah satunya mengonsumsi sayur.

  • Wanita berkumis tipis susah hamil

Mitos. Akan tetapi, memang ada sejumlah perempuan yang memiliki kumis tipis karena gangguan hormonal (hormon androgen lebih tinggi daripada hormon estrogen) yang menyebabkan susah hamil. Selain kumis tipis, perempuan dengan gangguan hormon ini juga ditandai dengan munculnya jerawat, kulit kepala kering (seperti ketombean), atau mengalami kebotakan. Jika hal ini terjadi dan siklus menstruasinya tidak lancar, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

 

Menjaga Kesehatan Seksual untuk Cegah IMS

Pendidikan Seksual

Untuk menjaga kesehatan seksual, setiap orang harus mengetahui batasan perilaku seksualnya masing-masing. Seperti dengan tidak berganti-ganti pasangan dan melakukan seks yang aman (setelah menikah). Kondisi kesehatan pasangan juga penting kita perhatikan sebelum berhubungan.

Dokter Haekal memberikan sejumlah tips agar kesehatan seksual tetap terjaga. Antara lain:

  • Menerapkan pola hidup sehat

Pola hidup sehat menjadi kunci untuk menjaga kesehatan seksual dan reproduksi. Hal ini bisa dilakukan dengan makan makanan bergizi, rutin berolahraga, tidak merokok dan minum minuman beralkohol, serta istirahat yang cukup. Kondisi badan yang sehat akan berpengaruh pula pada kualitas sperma dan sel telur yang baik.

  • Rutin mengeluarkan sperma untuk cegah kanker prostat

Dokter Haekal menyebutkan bahwa sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa laki-laki yang melakukan atau mengalami ejakulasi (mengeluarkan sperma) lebih dari 20 kali dalam sebulan, bisa menurunkan risiko kanker prostat sebesar 30 persen. Sperma diproduksi dalam waktu 3-5 hari dan harus dikeluarkan agar bisa diproduksi sperma baru. Sperma ini bisa dikeluarkan melalui hubungan seks atau mimpi. Sementara bagi laki-laki yang belum menikah, bisa melakukan masturbasi (merangsang diri sendiri secara seksual) sebagai terapi untuk mengeluarkan sperma.

  • Mencukur bulu kemaluan

Menurut dokter Haekal, bulu kemaluan memang harus dicukur untuk mencegah bertumbuhnya kuman di area tersebut, apalagi bagi yang sering menggunakan celana ketat. Mencukurnya bisa menggunakan alat cukur atau metode waxing.

  • Imunisasi Sebelum Menikah

Pengecekan kesehatan seperti cek darah dan pemberian vaksin HPV sangat penting dilakukan bagi pasangan sebelum menikah. Selain itu, penting pula untuk mengecek apakah pada pasangan kita terdapat infeksi menular seksual. Hal ini dimaksudkan agar dokter bisa melakukan penanganan lebih lanjut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Vaksin HPV berfungsi untuk mencegah kanker serviks pada perempuan. Pasalnya, kanker serviks di Indonesia masih menempati nomor dua tertinggi di dunia dengan angka kejadian 21 ribu kasus kanker serviks setiap tahunnya. Pasangan yang sudah menikah juga dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setelah satu tahun usia pernikahan.

 

Nah, kesimpulan dari tanya jawab kali ini adalah sangat penting bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi makan makanan bergizi agar kesehatan seksual dan reproduksi kita terjamin. Penting pula untuk menjaga kebersihan organ reproduksi dengan sering berganti pakaian dalam dan tidak mengenakan pakaian dalam yang ketat. Pelajari pula kondisi kesehatan reproduksi masing-masing, seperti memperhatikan siklus menstruasi pada perempuan. Yang terpenting, cek kesehatan sebelum menikah dan merencanakan kehamilan dengan melakukan pemeriksaan seperti tes darah dan imunisasi HPV untuk mengurangi risiko tertular infeksi menular seksual.

Kamu juga bisa baca selengkapnya mengenai Tanya Jawab Kesehatan Seksual dan Reproduksi di Instagram Kitabisa.


Jika kamu punya keluarga, sahabat atau siapapun yang terkena infeksi menular seksual, sehingga butuh biaya pengobatan cukup besar, kamu bisa galang dana di Kitabisa. Kamu bisa konsultasi mengenai galang dana ini dengan cara, klik: ktbs.in/tanya atau kirim pesan WhatsApp ke nomor 0813-1553-2353.

“Penyakit jantung atau kardiovaskular masih menempati urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Salah satunya adalah penyakit jantung koroner yang bisa menyerang semua umur.”

 

Seperti Apa Penyakit Jantung?

Penyakit jantung adalah kondisi dimana jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pada dasarnya, jantung terbagi menjadi empat ruang, yaitu serambi kanan dan kiri di bagian atas, serta bilik kanan dan kiri di bagian bawah. Bagian kanan dan kiri dipisahkan oleh dinding otot yang berfungsi mencegah tercampurnya darah bersih (kaya oksigen) dan darah kotor (miskin oksigen).

Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh yang membawa nutrisi dan oksigen, sekaligus mengangkat zat-zat sisa. Jantung yang sehat didukung jaringan otot yang kuat dan mampu mengalirkan lebih dari 14.000 liter darah per hari.

Untuk lebih mengenal tentang penyakit jantung, Kitabisa mengadakan tanya jawab dengan dr. Yudistira P.S, SpPD-KKV, FINASIM (dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular). Simak ulasannya selengkapnya di artikel ini ya!

 

Jenis-jenis Penyakit Jantung

sakit jantung
Sumber: rd.com

Jenis penyakit jantung beragam, diantaranya:

  • Penyakit jantung koroner atau penyempitan pembuluh darah

Penyakit ini terjadi ketika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah arteri. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar dan otot-otot jantung tidak menerima oksigen dan nutrisi lainnya. Kinerja otot jantung menjadi tidak sempurna dan jika otot jantung berhenti memompa,  maka akan timbul komplikasi berupa serangan jantung atau gagal jantung.

  • Aritmia

Aritmia dikenal juga dengan gangguan irama jantung. Dalam hal ini, jantung bisa berdetak sangat cepat, sangat lambat atau bisa tidak teratur. Normalnya, jantung berdetak pada orang dewasa 60-100 kali per menit.

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan jantung yang dialami bayi sejak berada di dalam kandungan. Pada banyak kasus, PJB menjadi penyebab kematian seketika pada saat bayi baru lahir atau ketika masih dalam kandungan. Ada beberapa jenis penyakit jantung bawaan yang umum di Indonesia, antara lain: VSD (Ventracular Septal Defect) atau sekat bilik jantung berlubang, PDA (Persisten Dukttus Arterious), PS (Pulmonary Stenosis) atau penyempitan katup paru, ASD (Atrial Septal Defect) atau sekat serambi jantung berlubang, dan TOF (Tetralogi of Fallot). Bayi yang menderita PJB biasanya memiliki kulit yang membiru karena kurangnya asupan oksigen dalam tubuh.

  • Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah sebuah kondisi dimana terdapat kelainan pada otot jantung secara struktur dan fungsi, tanpa adanya penyakit jantung koroner, hipertensi atau kelainan katup jantung. Akibatnya, jantung akan kehilangan kemampuan untuk memompa darah secara lebih efektif.

  • Infeksi jantung

Infeksi pada jantung bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang masuk ke dalam darah dan menyebar sampai ke lapisan jantung bagian dalam atau endocardium. Bakteri yang menyebabkan infeksi biasanya hidup di dalam mulut, saluran pencernaa, saluran kemih atau bagian atas sistem pernapasan.

  • Penyakit katup jantung

Penyakit katup jantung biasanya muncul karena adanya gangguan pada salah satu atau lebih dari keempat katup jantung. Gangguan ini mengakibatkan darah sulit mengalir ke pembuluh darah selanjutnya atau sebagian justru berbalik.

 

Penyebab Sakit Jantung

sakit jantung

Penyebab penyakit jantung beragam dan harus digolongkan dari jenis penyakit jantungnya. Secara umum, penyakit jantung disebabkan oleh faktor keturunan dan faktor risiko. Dokter Yudistira mencontohkan, bayi yang memiliki orang tua dengan riwayat penyakit jantung lebih berisiko mendapat penyakit jantung bawaan. Sementara untuk faktor risiko, penyakit jantung disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, diabetes, dan obesitas atau kegemukan.

Penyakit jantung bawaan sebenarnya bisa dilihat saat masih di kandungan dengan melakukan USG jantung. Alat dan ahlinya sudah tersedia di Indonesia. Namun, USG ini baru bisa dilakukan saat kehamilan memasuki usia 6 bulan.

Namun, penyakit jantung juga bisa disebabkan oleh kombinasi faktor keturunan dan faktor risiko. Seperti orang yang memiliki riwayat keturunan penyakit jantung ditambah gaya hidupnya yang tidak sehat akan lebih berisiko terkena penyakit jantung. Penyebab ini umumnya terjadi di usia dewasa muda karena perubahan tren gaya hidup.

 

Perempuan Jarang Berisiko Terkena Serangan Jantung

sakit jantung

Sudah menjadi keuntungan bagi wanita muda minim risiko terkena penyakit jantung. Hal ini disebabkan wanita memiliki hormon estrogen. Hormon ini yang mengatur siklus menstruasi yang bisa memproteksi perempuan dari serangan penyakit jantung, stroke, dan lain-lain.

Laki-laki tidak memiliki hormon ini sehingga berisiko lebih besar terkena serangan jantung. Namun, setelah perempuan mengalami menopause, risikonya akan sama dengan risiko serangan jantung pada laki-laki.

 

Gejala Khas Sakit Jantung

Sakit Jantung

Ada 3 gejala yang paling khas dari penyakit jantung, diantaranya nyeri dada, sesak napas, dan gangguan irama pada jantung (detak jantung tidak teratur). Akan tetapi, tidak semua nyeri dada merupakan gejala penyakit jantung.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh maag, penyakit otot, rematik, atau paru-paru dan diikuti gejala umum lainnya dari penyakit itu. Jika nyeri dadanya karena sakit jantung, itu penggolongannya masuk pembuluh darah koroner.

Menurut Dokter Yudistira, koroner adalah bagian yang bertugas memberi ‘makan’ ke jantung. Kalau bagian ini tersumbat, artinya tidak ada ‘makanan’ yang masuk ke jantung dan ini yang menyebabkan dada terasa nyeri dan bisa berakibat fatal. Biasanya, nyeri dada karena sakit jantung ditandai dengan hilangnya rasa nyeri ketika mengonsumsi obat yang diletakkan di bawah lidah.

Jika keluarga memiliki riwayat penyakit jantung dan dari diri kita pribadi mengalami gejala yang disebutkan di atas, maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter agar bisa diketahui penyebabnya.

 

Pertolongan Pertama pada Orang Sakit Jantung

sakit jantung

Jika seseorang terkena serangan jantung, yang pertama harus dilakukan adalah jangan panik. Beri ruang untuk orang tersebut alias jangan dikerubungi agar asupan oksigennya tercukupi. Selain itu, jika dia mengenakan pakaian ketat, longgarkan pakaiannya.

Orang dengan penyakit jantung yang sudah diketahui dari awal biasanya menyimpan obat dari dokter. Obat tersebut bisa kita berikan dengan diletakkan di bawah lidah untuk mengurangi rasa nyeri.

Namun dokter Yudistira menyarankan, sebaiknya orang yang terkena serangan jantung langsung dibawa ke UGD untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Jika terjadi sumbatan, dokter akan menyarankan untuk segera melakukan pemasangan ring. Hal ini dilakukan agar tidak meninggalkan gejala sisa yang bisa membuat lemah jantung permanen.

 

Pencegahan Sakit Jantung

sakit jantung

Semua jenis penyakit jantung bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat dari kecil. Seperti makan makanan bergizi, menjaga berat badan, mengurangi makan gorengan atau yang mengandung kolestrol tinggi dan juga junk food. Perbanyak pula makan serat dan buah.

Gaya hidup sehat juga bisa diterapkan dengan rajin berolahraga selama 30-45 menit 3 kali seminggu. Namun sebelumnya, kenali kondisi fisik kita terlebih dahulu, apakah memiliki risiko penyakit. Setiap penyakit biasanya memiliki jenis olahraga yang disarankan. Jika ingin melakukan olahraga berat, sebaiknya dilatih terlebih dahulu agar tubuh tidak kaget.

Selain itu, cukup istirahat dengan tidur 8 jam per hari. Hindari merokok karena bisa menambah risiko terjadinya sumbatan di pembuluh darah jantung.

Jika memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, sebaiknya lakukan cek kesehatan ke dokter untuk mengetahui apakah memiliki penyakit jantung bawaan. Lebih cepat diketahui, maka lebih cepat untuk dilakukan tindakan dan pencegahan.

Nah, kesimpulannya dari tanya jawab kali ini adalah penting bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat sedini mungkin. Jangan sampai ketika tua, baru menyadari pentingnya hidup sehat dan mulai menerapkannya setelah kita memiliki penyakit tertentu, salah satunya penyakit jantung.

Kamu juga bisa baca selengkapnya soal “Tanya Jawab Sakit Jantung” di Instagram Kitabisa.


Jika kamu punya keluarga, sahabat atau siapapun yang memiliki penyakit jantung sehingga butuh biaya pengobatan cukup besar, kamu bisa galang dana di Kitabisa. Kamu bisa konsultasi mengenai galang dana ini dengan cara, klik: ktbs.in/tanya atau kirim pesan WhatsApp ke nomor 0813-1553-2353.

Jakarta, 7 November 2018 – Situs galang dana Kitabisa.com melalui Sumbang.in telah berhasil mengumpulkan 1,5 ton barang yang akan didonasikan untuk membantu korban bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dimulai pada awal Oktober, kegiatan ini berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan RPX Pionir Pengiriman Logistik Terpadu (One Stop Logistics) sebagai perusahaan pengiriman barang.

 

Antusiasme Masyarakat Berdonasi di Sumbang.in Tinggi

Sumbang.in

Adanya kolaborasi antara Sumbang.in, ACT dan RPX ini ternyata disambut baik oleh masyarakat sebagai pilihan untuk berdonasi bagi warga Sulawesi Tengah. Hal ini terbukti dengan kapasitas barang bantuan yang terkumpul melebihi dari target yang ditentukan.

“Terhitung per tanggal 1 November 2018, barang yang terkumpul mencapai 1515,8 kg atau lebih dari 1 ton. Barang yang terkumpul berupa beras, susu, makanan bayi, baju hangat, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, dan pakaian baru. Nantinya, barang-barang ini akan disalurkan ke sejumlah titik lokasi pengungsian,” jelas Firdhaussi, Product Owner Sumbang.in, dalam konferensi pers yang digelar Rabu (7/11) di Jakarta Selatan.

Sosialisasi pengumpulan barang melalui Sumbang.in memang gencar dilakukan di berbagai sosial media, seperti Twitter dan Instagram. Untuk menyumbang barang, masyarakat bisa mengisi formulir di website Sumbang.in. Selanjutnya, barang akan dijemput oleh ojek online.

“Jadi donator kita cuma sumbang saja, nanti kita yang gerak (untuk ambil barangnya),” tambah Firdhaussi.

 

Penyaluran Bantuan melalui Jalur Darat dan Udara

Sumbang.in

Setelah barang-barang terkumpul, tim RPX akan menyalurkannya kepada para pengungsi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Kami turut prihatin dengan musibah yang terjadi di Donggala, Palu. Hal ini menjadi duka bagi kami. Sebagai perusahaan logistik yang memiliki jangkauan ke seluruh Indonesia, termasuk Palu, RPX tergerak membantu saudara-saudara kita disana melalui kerjasama dengan Kitabisa.com dan ACT,” ucap Hallira Husin, Corporate Communication RPX.

Pada tanggal 3 November 2018, tim RPX dan Kitabisa.com bertolak ke Palu untuk melihat kondisi para korban bencana dan menyalurkan seluruh bantuan tersebut melalui jalur udara dan dilanjutkan melalui jalur darat. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan oleh ACT ke sejumlah titik pengungsian di Palu.

 

Fase Pemulihan Pengungsi Palu dan Donggala

Sumbang.in

Upaya pendampingan dan pemulihan terhadap korban gempa Palu dan Donggala masih terus dilakukan hingga sekarang.

“Memasuki fase pemulihan, ACT telah mendirikan pos pengungsi, dapur umum, serta membangun integrated community shelter (ICS) untuk meringankan duka saudara sebangsa. Dengan adanya kerja sama dengan RPX dan Kitabisa.com, kami berharap bantuan  berupa natura memenuhi kebutuhan dasar pengungsi di Palu, Sigi dan Donggala,” jelas Mukhti, Direktur Partnership ACT.

Meski program penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Sulawesi Tengah ini telah berakhir, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi kembali di kegiatan serupa. Pasalnya, para korban bencana di Sulawesi Tengah ini masih dalam pemulihan yang tentu saja waktunya tidak hanya sebulan atau dua bulan saja.

 

Mengenal Sumbang.in sebagai Cara Donasi TerbaruSumbang.in

Sumbang.in merupakan website yang khusus bertujuan untuk menjaring donatur yang ingin menyumbangkan barang bekasnya secara online. Nantinya, barang bekas yang disumbangkan ini akan dijual dan hasil penjualannya akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, seperti panti asuhan, panti jompo, orang sakit, pembangunan rumah ibadah, fasilitas pendidikan, dan bidang lainnya yang berkaitan dengan kegiatan sosial.

Kemudahan yang ditawarkan dengan menyumbang barang lewat situs ini adalah kita tidak perlu repot-repot mengantarkan barang ke lokasi, karena akan ada tim khusus dari Sumbang.in yang siap mengecek dan melakukan penjemputan barang sesuai dengan alamat yang tertera di form aplikasi. Tak perlu khawatir, Sumbang.in dikelola secara transparan dan donatur akan menerima laporan penyaluran barang.

 

View this post on Instagram

 

Cara kerja Sumbang.in Info lebih lanjut cek website sumbangin yah (tautan ada di bio) #sumbangin

A post shared by Sumbang.in (@sumbang.in) on

Sumbang.in menerima segala jenis sumbangan barang bekas yang kondisinya masih layak. Bisa berupa pakaian layak pakai, mainan anak, perkakas dan furniture rumah, buku bacaan, alat elektronik, item fashion (tas, sepatu, dll), perlengkapan ibadah, perlengkapan kantor, alat dapur, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jangan lupa follow Instagram Sumbang.in untuk update terbaru ya!

Dokter Lie Dharmawan bukanlah dokter biasa. Ia mendapat julukan “Dokter Gila” karena perjalanan hidupnya mendirikan rumah sakit apung. Dokter Lie bersama sejumlah dokter muda sudah berkeliling wilayah  Timur Indonesia untuk mengobati, bahkan mengoperasi pasien di atas lautan.

Lantas, siapa sebenarnya sosok dokter Lie Dharmawan ini?

 

Masa Kecil Dokter Lie Dharmawan

Dokter Lie Agustinus Dharmawan lahir di Kota Padang, 16 April 1946. Ia tumbuh di keluarga yang berkekurangan dan bukan berasal dari keluarga dokter.

Dokter Lie pernah punya pengalaman pahit sewaktu kecil. Adiknya meninggal akibat disentri karena masih sedikit akses kesehatan di Sumatera. Ibunya juga harus berjuang menghidupi Lie dan adik-adiknya setelah sang ayah meninggal.

Dari pengalaman inilah, dokter Lie bercita-cita menjadi seorang dokter. Ia sempat ditertawakan oleh teman-temannya karena cita-citanya dianggap tidak sesuai dengan kondisi perekonomian keluarganya. Namun, dokter Lie tidak menyerah. Ia selalu mencontoh perjuangan keras ibunya yang tak pernah putus asa dalam menghadapi sesuatu.

 

Perjuangan Lie Dharmawan menjadi Dokter

Perjuangan Lie Dharmawan jadi dokter
Sumber: Liputan6.com

Saat lulus SMA, Lie berkali-kali mendaftar ke fakultas kedokteran yang ada di Pulau Jawa. Namun, berkali-kali pula Lie tak pernah diterima. Kesempatan kuliah akhirnya datang saat ia diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Res Publica (URECA). Sayangnya, Lie tak bisa melanjutkan kuliah karena kampusnya dihancurkan massa setelah situasi politik yang cukup memanas kala itu.

Kejadian ini sama sekali tidak menyurutkan cita-cita Lie menjadi dokter. Ia bekerja serabutan untuk mengumpulkan uang demi berangkat sekolah ke Jerman. Di usia 21 tahun, Lie diterima di Fakultas Kedokteran Free University di Berlin Barat. Untuk membiayai kuliah dan kehidupannya, Lie bekerja sebagai kuli bongkar muat barang dan juga bekerja di panti jompo. Uang hasil kerjanya ini juga Lie gunakan untuk membiayai sekolah adik-adiknya.

Kesibukannya ini tak lantas membuat Lie minim prestasi. Lie berhasil mendapat beasiswa. Ia meneruskan pendidikannya selama 10 tahun hingga mendapat gelar Ph.D di Free University Berlin. Ia berhasil lulus empat spesialisasi, yaitu ahli bedah umum, ahli bedah toraks, ahli bedah jantung dan ahli bedah pembuluh darah. Cita-cita masa kecilnya kini sudah tercapai.

 

Dokter Lie Dharmawan Bentuk Organisasi DoctorSHARE

Dokter Lie Dharmawan bentuk doctorSHARE
Sumber: doctorSHARE

Memiliki kondisi yang mapan di Jerman tak membuat dokter Lie melupakan mimpi awalnya untuk menolong banyak orang dengan profesinya sebagai dokter. Ia selalu ingat pesan ibunya, “kalau kamu jadi dokter, jangan memeras orang kecil atau orang miskin. Mungkin mereka membayar kamu berapa pun. Tetapi diam-diam mereka menangis di rumah karena tidak punya uang untuk membeli beras,”.

Alasan inilah yang membuat dirinya memutuskan untuk mengabdikan diri kepada kemanusiaan. Dokter Lie memboyong anak istrinya pulang ke Indonesia dan memulai karirnya sebagai dokter dari nol. Ia bekerja tanpa pamrih, bahkan tanpa mengharap bayaran di lokasi-lokasi terpencil di Indonesia. Di tahun 2009, Lie bersama Lisa Suroso mendirikan doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli), sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada pelayanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan. Ia bersama dokter-dokter muda dan relawan berkunjung dari satu daerah ke daerah lain yang berada di lokasi terpencil untuk memeriksa dan mengobati warga setempat yang sakit.

 

Dokter Lie Dharmawan Dirikan Rumah Sakit Apung

Bersama doctorSHARE, dokter Lie mendirikan rumah sakit apung pertama milik swasta di Indonesia pada tahun 2013. Ide ini ia dapatkan saat doctorSHARE tengah melakukan pelayanan medis gratis di Langgur, Kei Kecil, Maluku Utara. Dokter Lie tiba-tiba didatangi seorang ibu yang membawa anak perempuannya dalam keadaan usus terjepit. Keduanya telah berlayar selama 3 hari 2 malam. Padahal, penanganan seseorang dengan usus terjepit harus dioperasi dalam waktu 6-8 jam. Beruntung, anak perempuan berusia 9 tahun tersebut berhasil dioperasi dan sembuh.

Kejadian ini tak bisa dilupakan oleh dokter Lie. Ia merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu. Ia ingin bisa menjangkau lebih banyak orang dengan mendirikan rumah sakit apung.

Ide ini sempat dicemooh oleh rekan seprofesinya yang bahkan menyebut Dokter Lie ‘gila’. Bagi temannya, tidak mungkin mendirikan rumah sakit apung karena butuh biaya yang sangat besar. Tapi, dokter Lie tidak berhenti mewujudkan mimpinya. Ia menjual rumahnya dan membeli kapal pinisi bekas pengangkut semen untuk membangun rumah sakit apung.

 

View this post on Instagram

 

Namanya dokter Lie. Ia bukan dokter biasa. . Ia tumbuh dalam keluarga yang berkekurangan. Adiknya berpulang karena disentri. Ibunya harus berjuang sendiri setelah ayahnya meninggal. . Karena kondisi ekonominya, ia pernah ditertawakan oleh teman-temannya saat bercita-cita menjadi dokter. Namun, Lie tak menyerah. Ia bekerja keras sampai bisa mengemban amanah menjadi dokter. . Sebagai dokter, ia berkomitmen membantu masyarakat kecil dengan mendirikan @doctorshare . Ia rela menjual rumahnya demi membeli kapal pinisi bekas pengangkut semen. Kapal itu, ia jadikan rumah sakit apung. Kini, rumah sakit apung telah membantu ribuan orang di Timur Indonesia. . Rumah Sakit Apung membutuhkan biaya perawatan ratusan juta agar tetap bisa beroperasi. Di Hari Jumat yang penuh berkah ini, mari berdonasi membantu Rumah Sakit Apung dengan cara, klik: kitabisa.com/rumahsakitapung . . Ini juga saat yang tepat untuk menunjukkan dukungan kita pada dokter Lie dan @doctorshare. Caranya, ketik: “Salut @doctorshare ” di kolom komentar! . Satu komentar darimu adalah bukti bahwa dokter Lie telah menginspirasi kita semua. . #rumahsakitapung #doctorshare #kitabisa #kitabisasehat #Orangbaik

A post shared by Kitabisa.com (@kitabisacom) on

Dengan rumah sakit inilah, dokter Lie “menjemput bola” alias memberikan pelayanan medis bagi warga di atas sebuah kapal yang bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Meski terlihat sederhana dengan bahan utama kapal dari kayu, rumah sakit apung ini sudah berhasil membantu ribuan orang di Timur Indonesia. Kapal ini bahkan bisa melayani operasi di lambung kapal. Dan yang paling penting, pasien sama sekali tidak dipungut biaya saat berobat di rumah sakit apung ini.

 

Bantu Rawat Rumah Sakit Apung

Dokter Lie sudah berjuang untuk memberikan pelayanan kesehatan di seluruh pelosok Indonesia. Kita juga bisa membantu dokter Lie dengan berdonasi bantu biaya perawatan Rumah Sakit Apung yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Caranya, klik: kitabisa.com/rumahsakitapung atau klik tombol ‘Donasi Sekarang’ di bawah ini.

Jika kamu punya teman atau sosok inspiratif lain yang berdedikasi untuk membantu banyak orang dan butuh biaya besar, kamu bisa galang dana di Kitabisa. Caranya, klik: ktbs.in/galangdana. Kamu bisa konsultasi mengenai galang dana ini dengan cara, klik: ktbs.in/tanya atau kirim pesan WhatsApp ke nomor 0813-1553-2353.

Show Buttons
Hide Buttons