Beberapa Organisasi Nonprofit Memperluas Dampaknya Dengan Cara Ini!

Internet, software digital dan sosial media menjadi alat penting untuk meningkatkan dampak yang akan diberikan oleh NGO. Kita dapat mempelajari kesuksesan dari beberapa contoh organisasi nonprofit dalam menggunakan teknologi digital seperti Indorelawan dan SOS Children Village.

Terbentuknya Indorelawan berawal dari keinginan pendiri yaitu Widharmika Agung untuk mendirikan sebuah gerakan dengan transparansi dan akuntabilitas layaknya perusahaan profit. Marsya Anggia Nashahta, Director dari indorelawan.org juga mengatakan bahwa  “Pendiri termotivasi untuk mendirikan indorelawan melihat dari banyaknya jumlah volunteer yang ada dan bagaimana untuk memperoleh kegiatan volunteer dengan mudah”.

Menurut Marsya penggunaan teknologi untuk memperluas dampak sosial itu penting karena melalui melalui pembuatan website juga akan memicu terjadinya perubahan sosial dengan mudah dan melakukan perubahan lebih bahyak lagi lewat jaringan tersebut.

Selain itu menurut Marsya, melalui Internet organisasi dapat memanfaatkan sosial media dengan aktif dan juga untuk memberikan transparansi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya terdapat dua teknik digital marketing yang penting untuk dipraktikan oleh LSM.

Pertama adalah untuk membuat konten visual, yaitu bagaimana pentingnya untuk mengemas konten agar menarik di mata. Kedua, adalah bagaimana mengemas isi konten sehingga dapat merepresentasikan diri dengan tepat kepada masyarakat. Indorelawan.org juga merupakan anggota dari TechSoup Asia berpendapat “penting untuk memperoleh donasi software seperti produk asli dari Microsoft untuk berjalannya organisasi ditambah dengan harga murah bagi organisasi yang memiliki misi sosial”.

stocksnap_ojxhdwmwv9-2

 

Contoh lainnya datang dari SOS Children’s Villages merupakan NGO Internasional  yang memiliki misi untuk bekerja sama dengan masyarakat, mitra dan negara untuk memastikan bahwa semua anak di dunia memiliki hak yang terpenuhi. SOS menggunakan bantuan teknologi dalam menanggapi permasalahan pengungsi yang terjadi di Timur Tengah.

SOS menggunakan layanan Microsoft cloud untuk organisasi nonprofit, yang telah membantu SOS menghubungkan karyawan, organisasi bantuan lain juga menghubungkan dengan para korban perang sipil. layanan cloud membantu kelompok mengumpulkan dana dan mengembangkan hubungan yang lebih baik dengan donor. Efisiensi dari layanan Microsoft Cloud membuat SOS untuk mempersiapkan untuk keadaan darurat di masa depan.

Melalui layanan cloud SOS berhasil meningkatkan hubungan dengan donor dan sponsor.  Ahmed Morabeih, anggota SOS yang bekerja di Suriah mengatakan “Dengan membentuk komunikasi sehari-hari mendorong transparansi dan membantu donor untuk mengetahui pengeluaran kita dan  mendorong mereka untuk mengirim sumbangan tambahan untuk membantu orang di sini.”

sos-content

Terdapat cerita yang datang dari Anak 5 tahun bernama Salma menderita penyakit jantung  dan tinggal di sebuah kota yang terkepung di Suriah.

SOS mengupload foto dan membuat ringkasan cerita mengenai kondisi Salma kepada donor internasional dan kantor regional SOS untuk memastikan dia mendapatkan perawatan yang ia butuhkan melalui layanan onedrive untuk Bisnis. Hasilnya, dalam waktu dua hari, SOS telah mengumpulkan cukup uang untuk menutupi perawatan medis untuk Salma.