Cerita ART yang Terinfeksi Virus Corona

Terinfeksi virus corona menjadi salah satu ketakutan baru di masa pandemi ini. Virus corona tidak hanya berdampak pada kesehatan namun juga kondisi perekonomian.  Banyak kantor yang terpaksa tutup sementara, bahkan hingga memberhentikan karyawannya. Meskipun pemerintah menyarankan agar tetap di rumah dan mengurangi kontak langsung dengan orang lain, namun para pekerja informal khususnya tetap harus bekerja. Mereka terus berupaya untuk menyambung kehidupan. Seperti kisah Bu Sa** berikut ini.

Bu Sa** adalah seorang Asisten Rumah Tangga (ART) yang terinfeksi virus corona. Di tengah wabah corona, ia tetap harus bekerja keras memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya. Apalagi semenjak sang suami pergi meninggalkannya, Bu Sa** menjadi tulang punggung keluarga. 

 

Dukungan Keluarga untuk Bu Sa** 

Bu Sa** awalnya berjualan makanan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Namun, sejak pandemi datang, jualannya semakin sepi dan modal pun mulai menipis. Bu Sa** terus berusaha agar setiap harinya bisa mendapatkan penghasilan, bagaimanapun caranya yang penting halal.

Tak ingin melihat Bu Sa** berjuang sendirian, keponakan Bu Sa** menawarkan pekerjaan menjadi ART di rumahnya agar sekaligus bisa menjaga Bu Sa**. Keponakan Bu Sa** juga mendaftarkan diri dan keluarganya, termasuk Bu Sa**, di perlindungan kesehatan Saling Jaga. 

Keponakan Bu Sa** sudah lama bergabung di program Saling Jaga. Sebelumnya, ia sering berdonasi di Kitabisa untuk beragam isu. Melihat ada Kitabisa Saling Jaga, ia kemudian tertarik mendaftarkan diri dan keluarnya lewat fitur “Tambahkan Keluarga”. Tak lupa, ia juga mendaftarkan Bu Sa** yang telah menjaga dan merawat anaknya selama ia bekerja. 

 

Bantuan untuk Bu Sa** yang Terinfeksi Virus Corona

Bu Sa** yang terus menerus bepergian karena menjadi ART ternyata harus terdampak COVID-19. Bu Sa** tidak merasakan gejala seperti pasien COVID-19 lainnya. Awalnya istri keponakannya dinyatakan positif karena bekerja di rumah sakit. Karena itu, Ibu Sa** dan keponakannya sekeluarga harus melakukan pemeriksaan. Dari hasil tes SWAB, Bu Sa** diketahui positif COVID-19. 

Setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Bu Sa** langsung menjalani isolasi. Pada tes SWAB yang kedua, hasilnya masih menunjukkan bahwa Bu Sa** positif. Bu Sa** mencoba sabar dan menaati semua prosedur agar ia bisa sembuh. Namun yang dikhawatirkan adalah biaya sehari-harinya pasca isolasi. Bersyukur karena Bu Sa** telah terdaftar Saling Jaga, ia bisa mendapatkan bantuan biaya hidup COVID-19 sebesar Rp 5 juta. Dana tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhannya selama proses penyembuhan dan pasca dinyatakan sembuh.


Seperti Bu Sa**, kamu juga bisa daftarkan diri dan keluarga kamu di Kitabisa Saling Jaga sebagai perlindungan kesehatan penyakit kritis dan COVID-19.

daftar Kitabisa Saling Jaga