Tanya Hukum Islam: Bolehkah Aqiqah dengan Kambing Betina?

Aqiqah biasanya dilakukan dengan menyembelih kambing ataupun domba, meski menyembelih hewan lain seperti sapi dan unta juga diperbolehkan. Biasanya masyarakat memilih kambing jantan untuk pelaksaan aqiqah sedangkan kambing betina masih kurang lazim dipilih. Preferensi ini pun kemudian menimbulkan pertanyaan: bolehkah aqiqah dengan kambing betina?

Dalam menjalankan tuntutan agama, sering kali kita dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan semacam ini. Untungnya sebagai umat Islam kita sangat terbantu oleh panduan dari dalil maupun pendapat para ulama.

Artikel ini akan membahas bagaimana hukum pelaksanaan aqiqah, syarat-syarat serta rukun-rukunnya, dan tentu saja, mencoba menjawab pertanyaan: bolehkah aqiqah dengan kambing betina?

Hukum Pelaksanaan Aqiqah

Aqiqah dengan Kambing Betina

Ulama berbeda pendapat mengenai hukum aqiqah, tetapi pendapat yang paling umum dari mayoritas ulama adalah sunnah. Artinya aqiqah tidaklah wajib dan jika aqiqah tidak ditunaikan, tidak akan menimbulkan dosa. 

Meski begitu, aqiqah termasuk ibadah yang sangat dianjurkan dan akan mendapat pahala apabila dilaksanakan. 

Syarat dan Rukun Aqiqah

Aqiqah dengan Kambing Betina

Dalam pelaksanaan aqiqah, ada rukun-rukun yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Menyembelih hewan aqiqah
  • Memasak daging aqiqah dan membagikannya
  • Mencukur rambut bayi dan memberinya nama.
  • Membacakan doa yang baik.

Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, terutama terkait waktu pelaksanaan, jumlah hewan aqiqah, kondisi hewan, serta cara pembagiannya. Berikut penjelasannya.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

“Aqiqah disembelih pada hari ketujuh atau empat belas atau dua puluh satu“. [HR Al Baihaqi, dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ Ash Shaghir, 4132]

  • Berdasarkan hadits tersebut, aqiqah dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi. Namun,  jika orang tua tidak dapat melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, aqiqah masih bisa dilakukan pada hari ke-14 atau ke-21. 
  • Ulama juga berpendapat aqiqah bisa ditunda hingga sebelum usia anak mencapai 7 tahun, bahkan hingga sebelum anak memasuki usia baligh.
  • Jika aqiqah tidak dapat dilakukan sampai anak mencapai usia baligh, maka hukum sunnah aqiqah bagi kedua orang tua gugur. 
  • Orang dewasa yang belum pernah diaqiqahi memiliki pilihan untuk mengaqiqahi dirinya sendiri. Ini seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. saat beliau menjadi utusan Allah Swt. 

Jumlah Hewan Aqiqah

  • Dua ekor kambing atau domba untuk aqiqah anak laki-laki.
  • Satu ekor kambing atau domba untuk aqiqah anak perempuan.
  • Namun, jika orang tua kurang mampu, jumlah hewan dapat disesuaikan, tetapi usahakan untuk tetap memenuhi syarat-syarat lainnya.

Kondisi Hewan Aqiqah

  • Hewan harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, dan tidak kurus.
  • Kambing yang digunakan biasanya berumur sekitar satu tahun.

Cara Pembagian Aqiqah

  • Sunnah untuk memasak daging aqiqah terlebih dahulu sebelum membagikannya.
  • Aqiqah dapat diberikan kepada kerabat, teman, orang miskin, atau siapa pun yang diinginkan.

Bolehkah Aqiqah dengan Kambing Betina?

Aqiqah dengan Kambing Betina

Dalil tentang aqiqah tidak menyebutkan tentang ketentuan jenis kelamin hewan yang akan disembelih. Misalnya dalam hadits berikut:

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing“. [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Hadits tersebut menjelaskan tentang jumlah kambing untuk aqiqah anak laki-laki dan perempuan. Adapun ketentuan jenis kelamin kambing tidak dijelaskan apakah harus jantan atau boleh juga betina. 

Ulama berpendapat yang lebih utama dan dicontohkan Nabi SAW ialah kambing jantan yang bertanduk. Namun, karena tidak ada dalil yang menyebutkan tentang jenis kelamin hewan aqiqah, maka ulama berpendapat aqiqah bisa dilakukan dengan kambing jantan maupun betina.

Jadi, terkait pertanyaan: bolehkah aqiqah dengan kambing betina, jawabannya adalah boleh. Adapun kebiasaan masyarakat untuk memilih kambing jantan hanyalah preferensi saja. Aqiqah dengan kambing betina tetaplah sah.

Yang perlu digarisbawahi justru adalah kualitas dari kambing yang dipilih. Pastikan kambing dalam kondisi baik, sudah cukup umur, sehat, dan tidak bercacat. Karena itu, pastikan kamu teliti dan jeli dalam memilih kambing yang akan digunakan untuk aqiqah.

Di Aqiqah Warga, kami memberikan keleluasaan pada klien untuk memilih kambing terbaik. Bukan hanya itu, Aqiqah Warga juga memastikan proses penyembelihan sesuai Syariah. Tak lupa, ada banyak menu yang bisa dipilih dan hasil olahannya bisa langsung di antar ke rumah.

Yuk, percayakan Aqiqah Warga untuk menangani semua kebutuhanmu terkait pelaksanaan aqiqah. Pesan sekarang dan tunggu olahan kambing enak di antar sampai depan pintu!