Cerita #OrangBaik

Kelainan Gastroschisis yang Diderita Putri Seorang Driver Ojol

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sugeng tidak pernah menyangka bahwa putrinya akan lahir dengan kelainan gastroschisis. Besarnya biaya perawatan membuat Sugeng buat galang dana di Kitabisa agar anaknya bisa segera dioperasi.

Pekerjaan Sugeng sebagai driver ojol membuatnya dengan mudah menyebarkan halaman galang dana ke sesama teman driver.

Annisa adalah putri dari pasangan Sugeng dan Supartini. Ia lahir pada tanggal 22 Mei 2018. Ketika lahir, bidan yang membantu persalinan Annisa menyadari bahwa terdapat kelainan pada tubuhnya. Orangtua Annisa kemudian membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim dokter menyatakan bahwa Annisa mengalami kelainan Gastroschisis  atau kondisi usus di luar tubuh.

 

Penyakit Gastrischisis atau Kelainan Usus di Luar

Cerita Kelainan Gastroschisis yang Diderita Bayi Sejak Lahir

Gastroschisis adalah sebuah kelainan yang menyebabkan bayi terlahir dengan lubang di dekat pusar dan usus berada di bagian luar perut. Ukuran lubang berbeda-beda setiap pasiennya, ada yang besar dan kecil. Beberapa kasus bahkan ditemukan terdapat organ seperti hati yang terdorong hingga ke luar. Kondisi ini terjadi akibat tidak sempurnanya pembentukan otot dinding pada perut bayi waktu dalam kandungan. 

Bayi dengan kelainan gastroschisis memiliki rongga perut yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan bayi normal. Selain itu, bayi dengan kelainan ini tidak memiliki kantung membran yang menutupinya. Saat otot-otot di perut bayi tidak terbentuk dengan sempurna, terdapat celah dan organ-organ dalam mendorongnya ke luar.

 

Gejala Kelainan Gastroschisis

Cerita Kelainan Gastroschisis yang Diderita Bayi Sejak Lahir

Umumnya, gejala yang terjadi pada bayi penderita gastroschisis adalah adanya lubang pada dinding perut. Lubang tersebut terletak di sebelah kanan pusar dan terdapat usus halus yang keluar. Selain usus halus, beberapa kasus ditemukan usus besar atau lambung, serta kantung empedu keluar dari dinding perut. Kelainan gastroschisis menyebabkan gangguan penyerapan makanan bila usus yang keluar mengalami kerusakan. 

Penyakit gastroschisis dapat dikenali dengan jelas sejak lahir dan menimbulkan beberapa gejala. Gejala-gejala tersebut diantaranya:

  1. Usus terlihat bengkak, meradang, dan menebal
  2. Fungsi usus mengalami penurunan
  3. Bayi lahir dengan berat badan rendah
  4. Terjadi infeksi
  5. Dehidrasi
  6. Suhu tubuh bayi sangat rendah
Baca juga:
Angel, Malaikat Kecil Pejuang Napas yang Berjuang untuk Bernapas
Semangat Bayi 1 Tahun Melawan Penyakit Hepatoblastoma

 

Pengobatan Kelainan Gastroschisis

Cerita Kelainan Gastroschisis yang Diderita Bayi Sejak Lahir

Untuk kesembuhannya, Annisa disarankan untuk melakukan operasi. Dokter menyarankan operasi untuk memasukkan usus ke dalam tubuh harus segera dilakukan. Jika tidak, usus akan mengalami pembengkakan, mengering, rusak, dan infeksi yang lebih parah.

Pengobatan Annisa sempat terganggu karena biaya yang sangat besar. Ayah Annisa, Sugeng, bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) dan pendapatannya tidak cukup untuk memenuhi biaya pengobatan Annisa. Di tengah perawatan, bos Sugeng memberi tahu soal galang dan di Kitabisa. Orangtua Annisa akhirnya membuat galang dana agar Annisa bisa segera dioperasi.

Galang dana untuk Annisa berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 200 juta. Semua itu bisa terkumpul karena orangtua Annisa dengan rutin menyebarkan galang dananya melalui Whatsapp dan sosial media. Dana yang terkumpul digunakan untuk biaya rumah sakit Annisa, termasuk biaya rawat inap, operasi, sewa alat, obat, dan rangkaian perawatan lainnya. 

View this post on Instagram

"Pas lahir, bidan langsung nyuruh saya bawa Annisa ke rumah sakit. Dia gak mau nyebutin alasannya dulu karena istri saya abis pendarahan takutnya makin drop. Setelah di mobil, barulah saya dikasih tahu kalau Annisa ada kelainan usus. . Annisa sempet 2x ditolak rumah sakit karena NICU-nya penuh. Tapi Alhamdulillah, akhirnya ada NICU yang bisa dia pakai dan harus DP Rp 20 juta. Saya bingung banget bisa dapetin duit sebesar itu darimana. . Saya sempet kepikiran galang dana di pinggir jalan buat biaya pengobatan anak saya. Tapi, sama bos saya disaranin buat buka galang dana di Kitabisa. Alhamdulillah, sekarang Annisa udah operasi pertama dan kondisinya makin membaik." – (Sugeng, Ayah Annisa) . +++ . Annisa terlahir dengan kelainan usus di luar tubuh dan langsung dirawat di NICU. Ia harus segera dioperasi agar ususnya tak infeksi. Biaya yang dibutuhkan sangatlah besar, sementara pendapatannya dari ojek online tak seberapa. . Tak mau menyerah, Sugeng (Ayah Annisa) galang dana untuk biaya pengobatan putrinya. Ia juga terus menyebarkan halaman galang dana ini ke sesama driver ojol dan teman-temannya walau sempat dituduh penipu. Bagi Sugeng, galang dana adalah bentuk perjuangan dan kasih sayang untuk putri kecilnya. . Kalau kamu punya keluarga/sahabat yang butuh biaya pengobatan, kamu bisa membantunya dengan galang dana di Kitabisa. Caranya, klik: bit.ly/konsultasikitabisa (link di bio). . Yuk, kita doakan Annisa tetap sehat dengan cara, ketik: "Annisa Sehat Selalu" di kolom komentar! . #gastrochisis #kelainanusus #jakarta #bisasembuh #kitabisa #orangbaik

A post shared by Kitabisa (@kitabisacom) on

 

Kesembuhan Annisa dari Kelainan Gastrischisis

Cerita Kelainan Gastroschisis yang Diderita Bayi Sejak Lahir

Sejak lahir, ibunda Annisa belum bisa melihat wajah putrinya secara langsung, menggendong dan memberikan ASI. Namun, berkat bantuan OrangBaik yang telah berdonasi, Annisa diperbolehkan pulang dan berkumpul dengan keluarganya. Operasi kelainan gastroschisis Annisa tahap pertama berhasil dilakukan. Meski begitu, Annisa masih harus berjuang. Ia masih harus menjalani operasi kembali untuk meletakkan otot perut ke posisi semula supaya perutnya tidak buncit. Setiap minggunya Annisa juga harus menjalani kontrol rutin ke rumah sakit. 


Seperti orangtua Annisa, kamu juga bisa bantu keluarga, teman, atau kerabat yang butuh bantuan biaya pengobatan dengan cara galang dana di Kitabisa. Klik gambar di bawah ini!

Comments are closed.