Satwa & Lingkungan

Kepedulian Nyata Selamatkan Hewan Kukang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Hewan kukang adalah salah satu jenis primata yang keberadaannya dilindungi oleh negara. Satwa liar ini memiliki peran yang penting untuk menyeimbangkan ekosistem dan pelestarian hutan. 

Primata yang termasuk golongan primitif nocturnal ini merupakan hewan penyendiri dan lebih banyak menghabiskan waktunya di malam hari. Meskipun demikian, hewan yang kerap disamakan dengan kuskus ini memiliki kecerdasan tinggi. 

Menurut catatan, hanya ada lima jenis kukang yang masih dapat ditemukan di dunia, yakni Nycticebus Pygmaeus, Nycticebus Bengalensis, Nycticebus Menagensis, Nycticebus Coucang, dan Nycticebus JavanicusTiga di antaranya, yaitu Nycticebus Coucang (Kukan Sumatera), Nycticebus Menagensis (Kukang Kalimantan), dan Nycticebus Javanicus (Kukan Jawa) hidup di Indonesia dan tersebar di hutan Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. 

 

Fakta Menarik Hewan Kukang

fakta kukang

Kukang tidak hanya lucu, tetapi juga memiliki tubuh yang lentur sehingga dapat meliuk dan bergelantungan terbalik di pohon dengan mudah. Ketika tidur, kukang akan menggulung tubuhnya dengan posisi kepala menekuk dan tersembunyi di bagian lutut menyerupai bola.  Konon, posisi ini merupakan bentuk pertanahan diri kukang dari musuh yang mengintainya.

Kendati termasuk primata, kukang menghasilkan bisa beracun yang dapat digunakan dalam keadaan terancam. Racun kukang dihasilkan dari kelenjar yang terletak di siku lengan dalam. Orang yang terkena racun kukang akan mengalami alergi serius yang ditandai dengan gejala berupa gatal, kulit merah, demam, kejang otot, dan pingsan.

Baca juga:
Bantu Pelestarian Hewan Langka dan Terancam Punah
Cara Bantu dan Lindungi Hewan Terlantar

 

Bersama Selamatkan Kukang

selamatkan hewan

Mirisnya, kukang yang seharusnya dilindungi justru diperdagangkan secara ilegal. Bahkan, sebelum dijual kukang lebih dulu disiksa dengan cara mencabut taring (alat perlindungan diri) secara paksa. Selain menyebabkan kukang kesakitan, mencabut taring secara paksa dapat menyebabkan stres dan infeksi serius yang berujung kematian. 

Hal tersebut tidak hanya melanggar hukum, melainkan juga mengancam keberadaan kukang. Akibat perdagangan ilegal, populasi hewan kukang semakin rendah. Kukang yang seharusnya dilindungi justru disiksa dan dijadikan sebagai hewan peliharaan. Bahkan, beberapa onkum tak bertanggung jawab menjadikan kukang sebagai hewan buruan. Jika dibiarkan, maka lambat laun kukang terancam punah.

 

Bantu Selamatkan Kukang Via Kitabisa

Untuk mencegah hal buruk yang bisa terjadi pada hewan kukang, Kitabisa bersama dengan sejumlah lembaga peduli kukang, seperti Animals Indonesia, IAR Indonesia, dan Indonesian Species Conservation Program (ICSP) mengajak OrangBaik untuk membantu menyelamatkan kukang dari perdagangan ilegal dengan cara berdonasi. 

Dengan bantuan yang diberikan para OrangBaik, donasi yang telah terkumpul digunakan untuk proses rehabilitasi kukang, pengobatan kukang yang terluka, dan menyediakan tempat tinggal sementara layaknya habitat asli. Proses perawatan dan perlindungan kukang juga meliputi survei pelepasliaran sampai pengamatan pascapelepasliaran.


Ayo, dukung program pelestarian hewan kukang dengan cara donasi di Kitabisa. Bersama-sama kita selamatkan mereka!

rehabilitasi kukang

Comments are closed.