Kesehatan

Ketahui Proses Pengobatan Kemoterapi Leukimia

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Kemoterapi menjadi salah satu metode pengobatan yang paling sering direkomendasikan dokter untuk menangani penyakit kanker. Pengobatan ini menggunakan bahan kimia kuat untuk menghentikan atau menghambat bertumbuhnya sel kanker di dalam tubuh. Kemoterapi bisa dikombinasikan dengan pengobatan lainnya, seperti terapi hormon, terapi radiasi, dan pembedahan. 

Leukimia menjadi salah satu penyakit yang diobati dengan kemoterapi. Sama halnya dengan jenis kanker lainnya, kemoterapi leukimia ditujukan untuk menghambat penyebaran sel kanker dan dipadukan dengan pembedahan untuk membersihkan sel kanker yang masih tersisa di tubuh. Pada beberapa kasus, kemoterapi untuk leukimia juga membantu meringankan gejala yang muncul.

 

3 Proses Kemoterapi untuk Mengobati Leukimia

proses kemoterapi

Kemoterapi menjadi pilihan pengobatan utama untuk kasus leukimia myeloid akut. Pengobatan ini sering kali tidak direkomendasikan ketika kondisi pengidap memburuk, tetapi faktor bertambahnya usia tidak menjadi hambatan untuk seseorang mendapatkan terapi ini. Pada dasarnya, pengobatan untuk leukimia terbagi menjadi dua:

  1. Induksi

    Tahap ini merupakan fase perawatan pertama. Sifatnya pendek tetapi intensif, biasanya berlangsung sekitar satu minggu. Tujuannya adalah membersihkan darah dari sel leukimia dan untuk mengurangi jumlahnya di bagian sumsum tulang sehingga kembali normal.

  2. Konsolidasi

    Fase konsolidasi merupakan kemoterapi leukimia yang diberikan setelah pengidap sembuh dari induksi. Tujuannya untuk menghilangkan sel leukimia yang masih ada tetapi tidak terlihat. Pemberian perawatan biasanya berjangka waktu untuk memberikan waktu jeda istirahat supaya pasien kembali pulih. 

  3. Pascakonsolidasi

    Proses ketiga disebut dengan fase pascakonsolidasi atau penyembuhan, yaitu melibatkan kemoterapi dosis rendah selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah konsolidasi selesai. Pengobatan ini sering dipakai untuk kasus leukimia promyelocytic akut atau APL, tetapi jarang digunakan untuk leukimia AML.

Sebagian besar obat kemoterapi leukimia diberikan dengan cara infus atau dimasukkan melalui pembuluh darah. Jika ada tanda-tanda leukimia telah menyerang otak atau sumsum tulang belakang, kemoterapi mungkin juga diberikan sebagai kemo intratekal, tetapi hal ini jarang terjadi. Oleh karena sifat pengobatannya yang intensif dan bisa memicu efek samping yang serius, pemberian perawatan kemoterapi biasanya dilakukan di rumah sakit. 

Baca juga:
Kemoterapi Jadi Solusi Pengobatan Kanker
Apakah Leukimia Bisa Sembuh? Ini Fakta Pentingnya

 

Adakah Dampaknya?

efek kemoterapi

Kemoterapi memang akan menghancurkan sel kanker yang bisa membelah dengan sangat cepat. Sayangnya, pengobatan ini juga bisa memengaruhi sel normal yang turut bertumbuh cepat, seperti yang ada pada rambut, mulut, saluran pencernaan, dan sumsum tulang. Tidak hanya itu, kemoterapi untuk leukimia juga mengganggu kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan jumlah sel darah yang memadai. 

Beberapa dampak yang mungkin dirasakan setelah menjalani prosedur kemoterapi leukimia tidak jauh berbeda dengan penanganan untuk kanker lain dengan metode yang sama. Mual, muntah, penurunan nafsu makan dan berat badan secara signifikan, perubahan pada bagian kuku dan kulit, demam, diare, sembelit, sariawan, kerontokan rambut, badan kelelahan, dan mudah mengalami infeksi adalah beberapa di antaranya.

butuh biaya pengobatan

Efek samping pun bisa terasa beberapa bulan setelah menjalani terapi kemo. Gangguan pada jantung, masalah munculnya kanker sekunder, masalah pada ginjal dan paru-paru, serta gangguan pada saraf tepi termasuk beberapa efek samping yang bisa terjadi dalam jangka panjang. Namun, tetap saja ini tidak bisa disepelekan.

Biasanya, dampak ini akan mereda dan hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan. Namun, perawatan tambahan tetap dibutuhkan jika kamu mengalami nyeri dada, otot, perdarahan pada hidung dan gusi, sulit bernapas, menggigil, diare, dan muntah berkepanjangan, segera konsultasikan kesehatanmu ke dokter. 


Kamu bisa bantu mereka yang membutuhkan biaya kemoterapi yang besar dengan cara berdonasi di Kitabisa. Untuk berdonasi, klik gambar di bawah ini!

banner_donasi_biaya_pengobatan

Comments are closed.