Kondisi yang Menyebabkan Gegar Otak

Gegar otak merupakan gangguan pada otak yang terjadi akibat benturan eksternal. Penderita yang mengalami kondisi ini akan mengalami amnesia (hilang ingatan) dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, kondisi yang disebabkan cedera karena penyakit tidak akan merusak tempurung kepala dan dapat dipulihkan dalam jangka waktu singkat. Sementara kondisi yang terjadi akibat benturan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama, tergantung tingkat keparahan.

 

Tingkatan

Gegar otak terbagi ke dalam tiga tingkatan, yakni ringan, sedang, dan berat. Agara lebih jelas, simak uraian berikut ini.

  1. Ringan

    Gegar otak ringan tidak menyebabkan hilangnya kesadaran dan berlangsung singkat, biasanya kurang dari lima belas menit.

  2. Sedang

    Serupa dengan gegar otak ringan, tingkat sedang tidak menyebabkan hilangnya kesadaran. Namun, bertahan lebih lama, yakni di atas lima belas menit.

  3. Berat

    Gegar otak berat ditandai dengan hilangnya kesadaran. Penderitanya juga akan mengalami penurunan keseimbangan dan hilangnya ingatan sementara.

 

Gejala Gegar Otak

gejala gegar otak

Adapun gejala yang sering dialami penderita gegar otak, di antaranya sebagai berikut.

  • Pusing
  • Kepala terasa sakit
  • Tidak sadarkan diri
  • Linglung
  • Mual disertai muntah
  • Hilangnya ingatan jangka pendek
  • Tubuh mengalami gangguan keseimbangan
  • Tingkat konsentrasi rendah

Pada kasus yang lebih parah, penderita akan mengalami sejumlah kondisi berikut ini.

  • Nyeri pada kepala
  • Sakit leher dan punggung
  • Tubuh lemah
  • Anggota gerak mengalami kelumpuhan
  • Sering kesemutan dan mati rasa
  • Gangguan pernapasan
  • Sulit berjalan atau menjaga keseimbangan tubuh

 

Penyebab Gegar Otak

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan gegar otak, antara lain sebagai berikut.

  • Pukulan keras
  • Terjatuh
  • Kecelakaan mobil atau motor
  • Cedera saat olahraga
  • Terbentur benda tumpul
Baca juga:
Pentingnya Pengetahuian Tentang Bahaya Kanker Otak
Radang Otak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

 

Faktor Risiko

Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko gegar otak, antara lain sebagai berikut:

  • Sudah pernah menderita penyakit ini sebelumnya
  • Sering terjatuh dan terbentur
  • Melakukan olahraga yang berisiko tinggi menyebabkan cedera kepala, seperti bola atau tinju

 

Cara Pengobatan

pengobatan gegar otak

Sebelum pengobatan berlangsung, dokter akan lebih dulu melakukan serangkaian tes pada saraf, yakni CT Scan (tomografi) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Kedua tes ini dilakukan untuk mengecek kondisi kepala sehingga ketika terjadi perdarahan atau gangguan struktur pada otak, dokter akan lebih cepat melakukan pengobatan terbaik.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, sangat dianjurkan untuk beristrirahat cukup. Biasanya, dokter akan memberikan paracetamol untuk mengurangi rasa nyeri pada kepala. Selama pengobatan berlangsung, penderita diwajibkan untuk menghindari aspirin dan ibuprofen. Kedua jenis obat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan pada otak.

Jika gejala semakin memburuk, biasanya ditandai dengan rasa nyeri yang tajam di bagian kepala akibat pembengkakan atau perdarahan, maka segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Selain mengikuti anjuran dokter, perubahan gaya hidup dapat mempercepat proses pemulihan. Menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan kaya gizi, terutama yang baik bagi otak sangat dianjurkan. Sebaiknya, hindari bekerja atau melakukan aktivitas berat dan berisiko sebelum diizinkan oleh dokter. Jika kamu merasa sakit tak tertahankan setelah 24 jam, maka jangan ragu untuk menghubungi dokter.

Pada kasus tertentu, kondisi ini dapat kambuh. Utamanya dalam jangka waktu tiga bulan. Jika hal ini terjadi, maka risiko kerusakan permanen pada otak sangat tinggi. Bahkan, jika tidak ditangani dengan benar, hal ini dapat meicu kematian.

Baca juga:
Penyakit Tumor Otak Jinak, Penyebab, Gejala, dan Pencegahan
Berbagai Faktor Risiko dan Jenis Tumor Otak

Demikianlah informasi lengkap mengenai gegar otak yang perlu kamu ketahui. Ayo, bantu mereka yang sedang berjuang dengan penyakitnya untuk pulih melalui Kitabisa! Salurkan bantuanmu sekarang!

bantu biaya rumah sakit