Qurban

Mana yang Lebih Baik, Hewan Qurban Jantan atau Betina?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Hewan qurban yang diberikan pada panitia di masjid atau mushala di dekat rumah tidak boleh sembarangan. Misal asal beli saja lalu minta disembelihkan sebagai hewan qurban. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar kambing, sapi, domba, atau mungkin unta bisa jadi hewan qurban yang benar dan bermanfaat.

Nah, supaya kita tidak melakukan berbagai kesalahan, berikut beberapa ketentuan jenis hewan qurban yang harus dipenuhi. Apakah hewan qurban jantan atau betina juga akan dibahas di bawah. Baca dengan saksama agar ibadah yang kita lakukan bisa berjalan dengan baik.

 

Syarat Hewan Qurban

Mana yang Lebih Baik, Hewan Qurban Jantan atau Betina?

Syarat atau ketentuan hewan untuk qurban ada banyak dan semuanya harus dipenuhi. Kalau ada salah satu syarat tidak dipenuhi, hewan yang akan diqurbankan itu gugur dan harus diganti dengan lainnya. Berikut beberapa syarat hewan qurban.

  1. Hewan Qurban Berupa Hewan Ternak

    Hewan qurban harus berupa hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Selain hewan yang disebutkan tidak bisa digunakan apalagi ayam atau malah babi yang dagingnya haram untuk dikonsumsi. Kalau memilih satu dari hewan di atas, kamu bisa berqurban dengan benar.

  1. Sudah Mencapai Usia yang Disyaratkan

    Hewan yang diqurbankan harus sudah sesuai usianya. Jangan terlalu muda atau malah terlalu tua. Kalau kamu berqurban dengan hewan yang terlalu muda, kemungkinan besar tidak akan sah. Kambing atau domba harus berusia setahun, sapi berusia dua tahun, dan unta berusia lima tahun.

  1. Tidak Mengalami Cacat

    Cacat yang terjadi pada tubuh hewan ternak baik cacat kecil atau besar sangat dilarang. Hewan harus dalam kondisi sehat sehingga saat disembelih dan dibagikan ke orang yang membutuhkan cukup pantas. Kalau kamu ingin beli kambing dan terjadi cacat, ganti dengan kambing yang lainnya.

  1. Hewan Qurban Hak Milik Sendiri

    Hewan qurban harus milik sendiri atau dibeli dengan uang sendiri. Kalau hewan masih milik orang lain atau hewan gadai, penyembelihan tidak bisa dilakukan karena tidak akan sah.

  1. Menyembelih Di Waktu yang Tepat

    Hewan qurban akan sah disembelih kalau memilih waktu yang tepat. Waktu yang tepat ini setelah salat Idul Adha dilakukan atau 10 Dzulhijjah dan hingga tanggal 13 Dzulhijjah. Lebih dari itu tidak akan sah dan qurban gugur.

Baca juga:
Pengertian, Hukum, dan Ketentuan Qurban dalam Islam
Laksanakan Ibadah Qurban Lewat Kitabisa

 

Hewan Qurban Jantan atau Betina?

Mana yang Lebih Baik, Hewan Qurban Jantan atau Betina?

Sebenarnya hewan qurban jantan atau betina sama saja asal memenuhi syarat yang telah disebutkan sebelumnya. Imam An-Nawawi dalam Al-Majmū’ Syarḥ al-Muhadzzab menjelaskan:

Dan diperbolehkan dalam berqurban dengan hewan jantan maupun betina. Sebagaimana mengacu pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Kuraz dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau pernah bersabda “(aqiqah) untuk anak laki-laki adalah dua kambing dan untuk perempuan satu kambing. Baik berjenis kelamin jantan atau betina, tidak masalah.” (Lihat: An-Nawawi, al-Majmū’ Syarḥ Muhazzab, Beirut: Dār al-Fikr, tt., j. 8, h. 392)

Dari ulasan di atas terlihat dengan jelas semua syarat yang harus dimiliki oleh hewan qurban, Hewan ini harus memiliki semua kriteria di atas agar bisa diqurbankan lalu dagingnya diberikan pada mereka yang membutuhkan.


Kamu bisa melaksanakan ibadah qurban secara mudah dan cepat melalui di Kitabisa. Yuk, qurban sekarang dengan klik gambar di bawah ini!

banner_qurban_kitabisa

Comments

comments

Comments are closed.

Show Buttons
Hide Buttons