Zakat

Manfaat Zakat bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama dengan orang-orang yang ruku’.” (QS. Al-Baqarah: 43)

Penggalan ayat Al Quran di atas merupakan salah satu bukti betapa utamanya kewajiban berzakat bagi seorang muslim, sama dengan kewajiban melaksanakan shalat dan puasa di bulan Ramadhan. Selain firman Allah tersebut, dalil tentang zakat juga terdapat dalam hadis Rasulullah yang artinya:

“Islam dibangun di atas lima hal: kesaksian sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, melaksanakan shalat, membayar zakat, haji, dan puasa Ramadhan.” (HR Bukhari Muslim)

 

Manfaat Zakat bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

hikmah zakat

Allah tidak akan memerintahkan hamba-Nya menjalankan amalan tertentu tanpa tujuan yang jelas dan bermanfaat. Begitu pula soal berzakat. Zakat merupakan ibadah yang tidak hanya membawa kebaikan untuk diri sendiri, tapi juga orang lain. Bisa dibilang, zakat adalah satu-satunya amalan yang mampu memberikan dampak sosial yang luas dan langsung.

Lantas, apa sih manfaat menunaikan zakat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar?

  1. Membersihkan Harta dan Jiwa

    Dalam harta yang kita miliki ada hak orang lain. Maka sudah selayaknya kita sebagai umat muslim menyisihkan sebagian harta untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
    Berzakat akan membersihkan dan mensucikan harta dan jiwa kita. Usai menunaikan zakat, hati tentu menjadi lebih tenang dan tentram. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya:

    “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka” (QS. At-Taubah: 103)

  2. Sarana Pengendalian Diri

    Kecintaan pada harta dan duniawi secara berlebihan akan membuat seseorang menjadi sombong dan kufur nikmat. Nah, zakat bisa dimanfaatkan sebagai sarana pengendalian diri. Dengan membayar zakat, kamu akan lebih mampu mengontrol dan membiasakan diri sesederhana mungkin dalam membelanjakan harta. Alih-alih menggunakannya untuk hal yang konsumtif, kamu justru ingat dengan kewajiban berzakat.

  3. Melatih Akhlak Mulia

    Berzakat merupakan salah satu wujud keimanan seorang muslim kepada Tuhannya. Amalan ini akan mengasah kepekaan sosial, menumbuhkan akhlak mulia, serta menghindari sifat kikir, rakus, serta materialistis.

  4. Melatih Pengelolaan Keuangan

    Zakat bisa menjadi sarana melatih pengelolaan finansial, lho. Kebiasaan menghitung anggaran secara rinci akan menyelamatkanmu dari pemborosan. Hasilnya, kondisi keuangan akan lebih stabil.

  5. Membantu Orang Miskin

    Membayar zakat merupakan cara langsung untuk membantu orang lain yang kurang mampu secara ekonomi. Hal ini juga akan menumbuhkan sikap tolong-menolong antarsesama, tidak hanya di kalangan umat muslim.

  6. Sarana Mencapai Keadilan Sosial

    Status dan latar belakang ekonomi yang berbeda di masyarakat berpotensi menciptakan kesenjangan sosial yang semakin menjauhkan mereka. Alhasil, masyarakat jadi terbelah. Nah, zakat adalah sarana yang sangat efektif untuk mencapai keadilan sosial dan memotong jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Lewat zakat, kita juga bisa ikut mensukseskan pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan. Pun sudah banyak sarana dan prasarana sosial, mulai dari sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dll, yang dibangun dan dikembangkan dari dana zakat, infaq, serta shadaqah.

Baca juga:
Mudahnya Hitung Zakat dengan Kalkulator Zakat
8 Golongan Ini Berhak Menerima Zakat

 

Lihatlah, betapa besarnya manfaat dan keutamaan menunaikan zakat bagi muslim. Yuk, mulai salurkan zakatmu hanya di Kitabisa! Di sini kamu bisa membayar zakat fitrah, zakat maal, maupun zakat profesi dengan proses yang mudah dan transparan.

Zakat Kitabisa

Comments are closed.