Kesehatan

Mengenali Gejala Autoimun dari Perjuangan Yancy

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Penyakit autoimun merupakan kondisi dimana sistem imun mengalami gangguan dan berbalik menyerang tubuh sendiri. Pada tubuh yang normal, sistem imun berperan untuk melindungi tubuh dari kuman penyakit seperti bakteri dan virus. Tetapi pada penderita autoimun, sistem kekebalan tubuh justru melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme yang asing. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan autoantibodi untuk menyerang sel-sel tubuh yang sehat. 

Beberapa penyakit autoimun hanya mempengaruhi satu organ dalam tubuh, contohnya diabetes tipe 1 yang hanya menyerang pankreas. Namun, jenis lainnya seperti lupus dapat menyerang seluruh tubuh. Ketika penyakit hal itu terjadi, organ-organ dalam tubuh kehilangan fungsinya dan tidak dapat bekerja dengan normal.

 

Gejala Penyakit Autoimun

Sakit autoimun adalah kelainan yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh. Umumnya, penyakit ini bisa ditandai dengan dua gejala yaitu mata dan mulut kering. Pada penderita autoimun, sel darah putih yang biasanya melindungi tubuh justru menyerang kelenjar yang berfungsi untuk membuat kelembaban. Akibatnya, tubuh tidak bisa menghasilkan air mata dan air liur. 

Ada beberapa gejala autoimun lainnya yang sering ditemukan, diantaranya:
  1. Sering kelelahan
  2. Nyeri pada otot
  3. Sulit untuk konsentrasi
  4. Demam
  5. Rambut rontok
  6. Ruam kulit
  7. Pegal otot
  8. Kesemutan di tangan dan kaki

Ada banyak jenis penyakit autoimun, diantaranya diabetes tipe 1, sklerosis, lupus, penyakit graves, dan GBS. Setiap jenis memiliki gejala spesifik masing-masing, seperti penurunan berat badan pada penderita diabetes atau bengkak pada tungkai bagi penderita lupus. 

Baca juga:
Perjuangan Winarni, Juara Dunia Angkat Besi, untuk Anak Tercinta
Cerita Gibran Melawan Infeksi Serratia

 

Gejala Awal Autoimun yang Dialami Yancy

penderita autoimun
Foto Yancy bersama anaknya

Yancy (39 tahun) sudah merasakan adanya perubahan pada kulit sejak awal 2009. Gejala awal autoimun yang dirasakannya adalah kulit yang menghitam dan mengeras. Saat hamil di tahun 2010, Yancy merasa sesak napas dan nyeri sendi. Karena air ketubannya kering, Yancy harus segera melakukan operasi caesar. Ia juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter internist karena adanya kelainan kulit.

Kondisi Yancy semakin parah karena ia tidak menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Di tahun 2012, ia kemudian memberanikan diri untuk ke dokter internist dan memeriksakan kondisinya. Kondisi jarinya saat itu sudah bengkak disertai rasa nyeri yang tidak kunjung hilang. Gejala lainnya adalah Yancy mudah lelah dan mengalami batuk kering. Setelah diperiksa lebih lanjut, dokter internist mendiagnosa Yancy terserang autoimun skleroderma. 

 

Jenis Autoimun Skleroderma

Autoimun skleroderma adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang menyerang jaringan ikat kulit. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi mengeras dan tebal. Selain jaringan ikat, jenis autoimun ini juga bisa menyerang organ di dalam tubuh, seperti memicu kerusakan jaringan dan tekanan darah tinggi akibat pengerasan pembuluh darah. 

Gejala autoimun skleroderma yang diderita oleh Yancy ini terbagi di beberapa bagian kulit tertentu, serta gejala yang bersifat sistemik dan menyerang kulit, organ dalam, serta sirkulasi darah. 

 

Pengobatan Autoimun Skleroderma

Selama bertahun-tahun Yancy berjuang melawan penyakitnya, namun belum juga menemukan titik terang. Di tahun 2016, ia memutuskan untuk berobat di RSCM Jakarta. Tak hanya skleroderma, Yancy juga di diagnosa radang paru-paru. Terjadi pengerasan di gelembung paru-paru Yancy dan membuatnya harus diopname. 

Pengobatan skleroderma bertujuan untuk membantu mengendalikan gejala dan menekan tingkat keparahannya. Untuk kasus Yancy, dokter menyarankannya untuk menjalani kemoterapi 6 siklus dan mengkonsumsi obat-obatan. 

Penyakit autoimun telah membuat wajah dan paru-paru Yancy mengecil. Ia berharap kondisinya bisa stabil dan mencapai remisi. Remisis adalah kondisi dimana penyakit sedang tidak aktif atau berada di fase tenang. 


Untuk mencapai remisi dan kondisi yang stabil, Yancy membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Kamu bisa bantu perjuangan Yancy melawan sakit autoimun dengan cara berdonasi di Kitabisa atau klik gambar di bawah ini.

biaya pengobatan autoimun

Comments are closed.