(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MCTFDG4');

Ramadhan

Niat Puasa untuk Tuntaskan Kelaparan Anak Yatim

Puasa merupakan sebuah kegiatan ibadah yang dilakukan dengan cara menahan aktivitas makan, minum, dan lain sebagainya dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Puasa Ramadhan merupakan salah satu kegiatan ibadah wajib yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Perintah berpuasa juga telah disampaikan Allah dalam firman-Nya di Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 183 yang mewajibkan puasa di bulan Ramadhan.

 

Berbagi dengan Anak Yatim di Bulan Puasa

Bagi kebanyakan umat muslim, mungkin kegiatan berbuka puasa bersama keluarga atau sanak saudara adalah hal yang selalu dinanti saat Ramadhan tiba. Namun, dapatkah kita sadari bahwa tidak semua orang dapat merasakan kerinduan akan berbuka bersama orang terkasih? Bagi anak yatim jangankan merindukan suasana berbuka puasa pada bulan Ramadhan, mungkin berpuasa sudah menjadi bagian dari keseharian mereka lantaran seringnya mereka merasakan kelaparan. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang mengikutsertakan seorang anak Yatim diantara dua orang tua muslim dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya. Maka ia pasti masuk surga.” (HR. Abu Ya’la dan Thobroni).

Oleh karenanya, mungkin kita bisa memperkuat niat puasa di bulan Ramadhan tidak hanya untuk memperoleh ridho Allah tapi juga untuk sedikitnya merasakan dan juga mengasihi yatim dari kelaparan. Program #YatimBisa Makan yang diinisiai oleh Rumah Yatim merupakan gerakan untuk membantu para anak yatim bisa makan dengan tenang. Jadikan niat puasa kita sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada sesama yang masih lebih membutuhkan terutama yatim di sekitar kita.

 

Syarat Wajib Puasa

Sebelum menuju ke niat dalam puasa Ramadhan, kamu perlu mengetahui tentang orang yang seperti apa yang dapat dan wajib berpuasa untuk melaksanakan ibadah wajib di bulan Ramadhan ini:

  • Berakal, artinya puasa diwajibkan bagi mereka yang waras dalam berfikir sebagai seorang manusia. Dengan kata lain tidak gila, dan tidak sadarkan diri (koma).
  • Baligh, artinya puasa diwajibkan bagi mereka yang telah mencapai usia baligh di sisi syara’ (hukum Islam).
  • Kuat mengerjakan puasa, artinya apabila seseorang sedang dalam keadaan sakit yang apabila dengan berpuasa akan mendatangkan beban kepada dirinya seperti penyakit yang ia derita semakin parah atau seseorang yang sedang dalam perjalanan jauh (musafir) maka ia tidak diwajibkan untuk berpuasa.
Baca juga:
Apakah Niat Puasa Cukup di Awal Ramadhan atau Setiap Hari?
Macam-macam Puasa Sunnah, Manfaat dan Keutamaannya

 

Rukun Puasa Ramadhan

  1. Niat

Niat dan doa di bulan Ramadhan merupakan komponen penting dalam menjalankan puasa Ramadhan maupun ibadah-ibadah lainnya. Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Daud). Syarat ini adalah syarat puasa wajib menurut ulama Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hambali. Yang dimaksud dengan berniat di setiap malam adalah mulai dari tenggelam matahari hingga terbit fajar. Niat ini harus diperbaharui setiap harinya karena puasa setiap hari di bulan Ramadhan masing-masing hari berdiri sendiri, dan tidak berkaitan satu sama lain.

  1. Menahan diri dari kegiatan makan, minum, bersetubuh, maupun hal-hal lainnya yang dapat membatalkan puasa.

Disebutkan dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 187:

Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri kamu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu, karena itu Allah mengampuni dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatn-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.

Ditulis Oleh: Ray


Menjelang Ramadhan ini, lengkapilah ibadah puasamu dengan bersedekah agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda serta keberkahan dalam hidup. Caranya sangat mudah, cukup bersedekah secara online melalui aplikasi Kitabisa dan melalui website Kitabisa di sini. Sedekahmu sangat berarti untuk mereka yang berhak mendapatkannya, jadi tunggu apa lagi?

Recent Posts

Informasi Tentang Program Bingkisan Sehat Kitabisa

Bingkisan Sehat adalah salah satu program dari Kitabisa yang men-support para Pejuang Sembuh melalui pemberian…

3 days ago

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga Kamu tertarik datang ke Festival Warga Bantu…

1 week ago

Informasi Tentang Program Kita Danain Kampus

Kampusmu memiliki berbagai program kegiatan sosial dan ingin berkolaborasi dengan Kitabisa? Jangan khawatir, Kitabisa siap…

1 week ago

Informasi Tentang Kado Donasi x Gopay

Halo #OrangBaik, Kitabisa menghadirkan fitur baru untuk kamu yang ingin memberikan kado/hadiah kepada orang tersayang.…

1 week ago

Program Paket Data untuk UMKM Melek Digital

Apa itu Program “Paket Data untuk UMKM Melek Digital”Sebuah program untuk membantu memberikan bantuan pembelian…

2 weeks ago

Voluntrip By Kitabisa

Apa itu Voluntrip? Voluntrip adalah program yang diadakan oleh Kitabisa untuk mewadahi masyarakat umum yang…

3 weeks ago