Pengertian Qurban, Hukum, dan Keutamaannya untuk Umat Muslim

Tak hanya melaksanakan ibadah sholat Ied pada pagi hari, umat Muslim juga menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha. Tentu saja, ada alasan mengapa Allah SWT menganjurkan umat Muslim menyembelih hewan qurban saat Idul Adha. Lalu, apa sebenarnya pengertian qurban? Apakah hukumnya dan keutamaan yang bisa diperoleh dengan berkurban? 

Pengertian Qurban

Pengertian Qurban

Qurban berasal dari bahasa Arab “Qariba” yang artinya dekat. Aktivitas ini dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk lebih dekat kepada Allah SWT dengan menjalankan perintahNya. Qurban mengacu pada kegiatan ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Ketika tiba hari raya Idul Adha, masyarakat menyembelih hewan ternak sebagai persembahan kepada Allah SWT. 

Qurban umumnya dilaksanakan ketika tiba bulan Dzulhijah sesuai dengan penanggalan Islam. Sejarah qurban sendiri berasal dari cerita Nabi Ibrahim as yang dengan tulus mengorbankan putra semata wayangnya demi Allah SWT. Melihat ketakwaan Nabi Ibrahim as, Allah SWT lalu mengganti sang putra dengan seekor domba ketika Nabi Ibrahim as hendak menyembelihnya. 

Hukum Berqurban 

Selain mengetahui pengertian qurban, kamu juga perlu mengetahui apa hukum berkurban. Menyembelih atau memotong hewan qurban hukumnya sunnah muakkad. Artinya, Allah SWT menganjurkan setiap Muslim untuk melakukannya karena mendekati wajib. Adapun ketentuan tentang berkurban juga tertulis di dalam Alquran Surat Al-Hajj ayat 34 yang artinya, “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”

Kapan Waktu Terbaik Menyembelih Hewan Qurban?

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menyembelih hewan qurban? Rasulullah saw mengatakan bahwa jika hewan qurban disembelih sebelum melaksanakan sholat Ied, maka ini tidak dianggap sebagai kurban, tetapi hanya sebagai menyembelih hewan ternak biasa. Inilah mengapa, wajib untuk melakukan sholat Ied dahulu sebelum melaksanakan pemotongan hewan qurban. 

Sesuai dengan ajaran agama Islam, hari yang dibolehkan untuk menyembelih hewan qurban adalah sebanyak 4 hari. Keempat hari tersebut adalah hari Idul Adha tanggal 10 Dzulhijah dan dilanjutkan hingga tiga hari sesudahnya. Menurut pendapat Ibnul Qayyim, hari tersebut dikenal dengan Hari Tasyrik, hari ketika tidak dibolehkan untuk melakukan ibadah puasa. 

Selanjutnya, waktu menyembelih hewan qurban juga dianjurkan ketika terbit matahari hingga terbenam, meski sebenarnya tidak terdapat dalil yang tidak membolehkan penyembelihan di malam hari. Hanya, penyembelihan di malam hari dikhawatirkan akan terjadi banyak kendala, sehingga sebaiknya tetap dilakukan pada pagi hari.

Keutamaan Qurban

Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada umat Muslim untuk melaksanakan qurban. Sebab, berkurban memiliki banyak keutamaan dalam Islam, di antaranya: 

1. Meningkatkan Takwa

Keutamaan pertama berkurban saat Idul Adha adalah meningkatkan ketakwaan seorang muslim di hadapan Allah SWT. Sebab, mereka memakai sebagian harta untuk berbagi dengan sesama. Bahkan, Allah SWT telah mengutus malaikat untuk menyampaikan berita gembira pada semua umat Islam untuk melakukan kurban pada hari raya Idul Adha supaya bisa mendapatkan ganjaran berkah tak terhingga dari Allah SWT. 

2. Syiar Agama Islam

Selain itu, dengan berkurban secara tidak langsung kamu juga turut menyebarkan syiar Islam tentang anjuran untuk berkurban sesuai dengan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim as. Ini juga sesuai dengan perkataan Nabi Muhammad SAW tentang berkurban yang lebih utama dibandingkan dengan sedekah. 

3. Meningkatkan Rasa Syukur

Lalu, berkurban juga membuat kamu semakin bersyukur dengan semua berkah dan rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT. Bahkan, Allah SWT akan semakin melipatgandakan rezeki bagi umatNya yang mau berkurban pada hari raya Idul Adha. Sebab, melalui qurban, kamu secara tidak langsung sudah berbagi dengan sesama. 

4. Pemberat Amal

Melakukan perbuatan baik berarti kamu menabung untuk bekal di hari akhir. Sebab, Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat untuk umatNya yang mau mengeluarkan hartanya untuk berkurban. Seperti hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad, bahwa “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kebaikan.”

Itu tadi pengertian qurban, hukumnya, waktu pelaksanaan, dan keutamaannya. Jadi, apakah kamu sudah berkurban tahun ini? Jika ada niatan untuk melakukannya, kamu bisa tunaikan sekarang juga bersama Kitabisa. Harga hewan qurban di Kitabisa sangat terjangkau, lho! Tidak hanya itu, berkurban di Kitabisa sudah pasti amanah dan sesuai dengan syariah Islam, karena Kitabisa bekerja sama dengan berbagai lembaga penyalur qurban yang kredibel dan tepercaya. 

Semua qurban di Kitabisa juga disalurkan langsung kepada pihak yang membutuhkan. Bahkan, kamu bisa memilih sendiri penerima qurban hingga ke luar negeri seperti Palestina. Cek langsung saja lokasi penyaluran hewan qurban sesuai dengan keinginan kamu di sini. Tunggu apa lagi, yuk berkurban bersama Kitabisa!

Qurban Online