Cerita #OrangBaik

Perjuangan Bayi Mungil Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Maliq lahir secara prematur pada usia 35 minggu. Kondisi Maliq saat di kandungan normal dan tidak menunjukkan keanehan. Namun karena lahir prematur, Maliq harus dirawat di rumah sakit selama 10 hari. Saat proses perawatan, Maliq didiagnosa terinfeksi bakteri Elizabethkingia Meningoseptica yang menyebabkannya harus masuk ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit). Ia menggunakan ventilator sebagai alat bantu pernapasan.

Tak hanya terinfeksi bakteri, Maliq juga diketahui menderita Hidrosefalus. Karena itu, Maliq harus segera melakukan operasi pemasangan VP Shunt untuk menghindari kerusakan fatal pada otak. Di usia yang masih sangat dini, Maliq harus berjuang melawan penyakitnya.

 

Apa Itu Bakteri Elizabethkingia Meningoseptica?

Perjuangan Maliq Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

Elizabethkingia merupakan bakteri yang ditemukan di lingkungan, contohnya tanah, air, dan tanaman. Mereka dapat secara umum ditemukan di lingkungan sekitar, namun hanya beberapa yang masuk ke dalam tubuh manusia dan menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti alat medis yang tidak steril atau sumber air yang sudah tercemar bakteri. 

Elizabethkingia memiliki dua jenis bakteri spesifik, yaitu Elizabethkingia Anophelis dan Elizabethkingia Meningoseptica. Infeksi jenis kedua menyebabkan munculnya penyakit meningitis pada bayi prematur, seperti yang dialami oleh Maliq. Bakteri ini dapat menyerang tubuh ketika sistem kekebalan seseorang terganggu atau melemah.

 

Tak Hanya Infeksi, Maliq juga Menderita Hidrosefalus

Perjuangan Maliq Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

Penyakit hidrosefalus merupakan salah satu kelainan yang menyebabkan kepala membesar. Hal tersebut terjadi karena adanya penumpukan cairan pada rongga atau ventrikel otak, yang kemudian menekan organ dalam otak dengan kuat. Jika tidak segera diatasi, hidrosefalus dapat menimbulkan kerusakan pada struktur jaringan otak. 

Berbagai metode pengobatan dikembangkan untuk menyembuhkan penyakit hidrosefalus. Salah satu metode yang diterapkan pada Maliq adalah pemasangan VP shunt. VP (Ventriculoperitoneal) shunt merupakan alat kesehatan yang digunakan untuk melepaskan tekanan dalam otak. Pada penderita hidrosefalus, VP shunt ditujukan agar cairan yang menumpuk di otak dapat dialirkan ke organ lain. 

Baca juga:
Pengalaman Anak dengan Penyakit Hidrosefalus
Hidrosefalus pada Kandungan: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan

 

Pemasangan VP untuk Hidrosefalus Maliq

Perjuangan Maliq Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

Sistem VP shunt sangat efektif untuk mengatasi penumpukan cairan dalam otak pasien. Namun, biaya yang dibutuhkan tentunya sangat besar. Orangtua Maliq berusaha dengan keras agar Maliq bisa segera dioperasi dan sembuh. Salah satu cara yang dipilih oleh orangtua Maliq adalah dengan menggalang dana di Kitabisa. Perawatan Maliq menggunakan biaya pribadi, sehingga untuk operasi dan biaya kebutuhan lainnya, orangtua Maliq membutuhkan bantuan agar semuanya dapat terpenuhi dan Maliq bisa segera pulih.

Perjuangan Maliq Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

Melalui bantuan yang diberikan oleh para OrangBaik, Maliq berhasil menjalani operasi pemasangan VP Shunt. Operasi berjalan dengan baik. Untuk pengobatan infeksi Elizabethkingia Meningoseptica, Maliq masih harus mengkonsumsi antibiotik agar bakteri menghilang. Kini, ketegangan di kepala Maliq perlahan-lahan sudah menghilang. Ia sudah diperbolehkan pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan. Ini semua berkat bantuan dari para OrangBaik yang telah berdonasi dan mendoakan Maliq agar segera sembuh.


Kamu juga bisa bantu keluarga, teman, atau kerabat yang butuh bantuan biaya pengobatan dengan cara galang dana di Kitabisa. Klik gambar di bawah ini!

Comments

comments

Comments are closed.

Show Buttons
Hide Buttons