Cerita #OrangBaik

Perjuangan Mantan Driver Ojol untuk Buah Hatinya di NICU

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Aiden lahir prematur di usia 7 bulan. Karena paru-parunya belum tumbuh sempurna, Aiden harus dirawat di NICU dengan alat bantu pernapasan.

Penghasilan ayah Aiden, Tommy, sebagai driver ojol tidak bisa menutupi biaya perawatan Aiden. Besarnya biaya rumah sakit mendorong Tommy galang dana di Kitabisa.

Muhammad Aiden Junior atau akrab disapa Aiden adalah anak kedua Tommy Kurniawan, seorang mantan driver ojek online (ojol) di daerah Bandung. Sejak lahir, Aiden sudah terbaring lemah di NICU akibat lahir prematur di usia 7 bulan. Kondisinya saat itu sangat mengkhawatirkan dan harus segera mendapatkan perawatan intensif.

 

Aiden Lahir Prematur di Usia 28 Minggu

bayi prematur

Saat mengandung, Ibu Aiden, Anggi, menderita beberapa penyakit seperti gusi bernanah, sinus, hingga melakukan operasi hemoroid. Dengan sekuat tenaga, Anggi berjuang agar Aiden bisa lahir dengan sehat. Namun, di usia 7 bulan, ketuban Anggi pecah dan terjadi pendarahan hebat. Hal tersebut mengharuskannya segera dibawa ke IGD dan kemudian dirawat di ICU. Sehari kemudian, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar agar ibu dan bayi selamat. 

Aiden terlahir di usia 28 minggu dengan berat 1008. Paru-paru Aiden belum terbentuk sempurna sehingga ia harus dirawat di ruang NICU. Selama di NICU, Aiden perlu menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator. 

Baca juga:
Perjalanan Bayi Prematur untuk Keluar dari NICU
Galang Dana untuk Kesembuhan Bayi Prematur di NICU

 

Perawatan Bayi Prematur di NICU

prematur

NICU (Neonatal Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif di rumah sakit yang dikhususkan untuk bayi yang baru lahir dan membutuhkan pengobatan atau perawatan di bawah pantauan tim dokter. Biasanya, bayi yang dirawat di ruangan ini adalah bayi yang memiliki gangguan kesehatan dan membutuhkan peralatan khusus untuk menanganinya. Peralatan medis di NICU sangat lengkap, contohnya inkubator dan alat ventilator yang digunakan bayi prematur. 

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi baru lahir harus dirawat di ruang NICU, antara lain:

  1. Bayi prematur
  2. Kondisi bayi yang memiliki masalah ketika persalinan
  3. Bayi memiliki gangguan kesehatan seperti penyakit atau kelainan pada tubuh
  4. Keadaan bayi yang lahir dengan berat badan rendah atau berlebihan (kurang dari 2500 gram, di atas 4000 gram)

 

Ayah Aiden Kesulitan Memenuhi Biaya NICU

Tommy dan dan Anggi tidak tega melihat kondisi Aiden yang lemah dan ditusuk berbagai jarum di tubuhnya. Tapi, semangat Aiden selalu menjadi kekuatan bagi Tommy dan Anggi. Aiden selalu menunjukkan kalau ia kuat dan bisa melewati semuanya. Melihat semangat Aiden untuk sembuh, Tommy juga ikut berjuang bersama untuk kesembuhan buah hatinya. 

biaya nicu

Tommy dulunya bekerja sebagai pengemudi ojek online. Pendapatannya sehari-hari tidak bisa mencukupi biaya rumah sakit Aiden yang menghabiskan Rp 5 juta – Rp 7 juta per harinya. Tommy dan Anggi sangat mengkhawatirkan kondisi Aiden, namun mereka juga khawatir mengenai biaya rumah sakit yang harus dibayar selama Aiden dirawat. Di tengah kesulitannya, Tommy kemudian teringat tentang Kitabisa. Ia kemudian memutuskan untuk galang dana di Kitabisa agar biaya perawatan Aiden di NICU bisa terpenuhi.

“Walaupun saya cuma driver ojek online, saya akan banting tulang buat kesembuhan Aiden.” – Tommy, Ayah Aiden

Selagi bekerja sebagai driver ojol, Tommy juga menyebarkan galang dana Aiden ke sesama driver ojol di komunitasnya. Alhamdulillah, berkat bantuan para OrangBaik yang sudah berdonasi di Kitabisa, galang dana untuk Aiden berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 400 juta. Biaya tersebut seluruhnya digunakan untuk perawatan Aiden mulai dari pemberian cairan nutrisi, rontgen, transfusi darah, pemeriksaan mata, imunisasi, hingga biaya hariannya di ruang NICU. 

Baca juga:
Cerita Kafka, Bayi Prematur yang Berhasil Keluar Ruang NICU
Maliq, Berhasil Sembuh dari Hidrosefalus dan Keluar NICU

 

Aiden Sudah Boleh Pulang ke Rumah

Setelah 2 bulan lebih berjuang di NICU, kini Aiden sudah dibolehkan pulang dan kumpul bersama kedua orangtuanya di rumah. Meski begitu, kondisi Aiden masih harus mendapatkan perhatian khusus. Tommy dan Anggi harus memastikan ketersediaan oksigen serta oxymeter di rumah. Alhamdulillah kondisi Aiden terus mengalami perkembangan dan ia bisa tumbuh dengan sehat. 

View this post on Instagram

"Di usia kandungan 7 bulan, ketuban saya pecah setelah pulang mudik. Awalnya, dokter mertahanin saya biar gak lahiran dulu dan disuntik pematangan paru. Tapi, karena saya mengalami kontraksi dan pendarahan besar, saya harus lahiran saat itu juga. . Aiden langsung dirawat di NICU dan pakai ventilator karena paru-parunya belum sempurna. Rasanya gak tega lihat anak sekecil dia harus ditusuk jarum di badannya. Tapi, Aiden selalu nunjukkin kalau dia kuat. Aiden juga cuma mau minum ASI sampai dokternya takjub karena biasanya bayi prematur susah minum ASI. . Ngelihat Aiden berjuang buat sehat bikin saya sama suami gak mau kalah dan ikut berjuang bareng dia. Apalagi, Aiden bakal jadi anak terakhir saya karena dokter bilang rahim saya lemah dan gak disaranin buat hamil lagi." – (Anggi, Mama Aiden) . +++ . Aiden terlahir dalam kondisi prematur ekstrem dengan berat 1008 gram. Paru-parunya belum terbentuk sempurna sehingga Aiden harus menggunakan ventilator untuk bernapas. Biaya perawatan Aiden saat di NICU bisa mencapai Rp 7 juta setiap harinya. . Tak mau putranya berjuang sendirian, Tommy (ayah Aiden) galang dana di Kitabisa. Tommy yang saat itu bekerja sebagai driver ojol juga menyebarkan halaman galang dana ini ke sesama driver ojol di komunitasnya. Alhamdulillah, setelah 2 bulan lebih berjuang di NICU, Aiden kini berhasil tumbuh dengan sehat dan menggemaskan (lihat: kitabisa.com/bantuaiden) . Kalau kamu punya keluarga/sahabat yang butuh biaya pengobatan, kamu bisa membantunya dengan galang dana di Kitabisa. Caranya, kirim pesan WhatsApp ke nomor 0896 8491 3460 (Ardo) atau klik: ktbs.in/konsultasikitabisa . . Sekarang, yuk kita doakan Aiden agar sehat selalu dengan cara, ketik: "Aiden 🤗🤗🤗" di kolom komentar! . #NICU #BayiPrematur #Bandung #orangbaik #kitabisa

A post shared by Kitabisa (@kitabisacom) on


Seperti Tommy, kamu juga bisa bantu biaya pengobatan buah hati yang sedang berjuang di NICU atau melawan penyakit lain dengan galang dana di Kitabisa. Caranya, klik gambar di bawah ini!

Comments are closed.