Tentang Kitabisa

Profil Founder dan Tim di Balik Yayasan Kitabisa

Kitabisa.com adalah platform untuk menggalang dana dan berdonasi secara online atau dikenal dengan platform donation-based crowdfunding. Saat ini Kitabisa merupakan platform terpercaya nomor 1 di Indonesia, dengan memfasilitasi 1,5 juta transaksi donasi setiap bulannya dan lebih dari 100.000 galang dana.

Berdiri sejak tahun 2013, Kitabisa berawal dari sebuah gerakan. Kitabisa diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Alfatih Timur. Dengan menggandeng teman-temannya, Kitabisa mulai dapat diakses secara online pada tahun 2014 dengan domain awal kitabisa.id. 

Seiring berjalannya waktu, Kitabisa terus berkembang dan upaya tim di balik Kitabisa semakin membuahkan hasil. Hingga pada tahun 2017, Kitabisa berhasil meluncurkan aplikasi yang kini telah memfasilitasi jutaan kebaikan. Untuk kamu yang penasaran siapa saja orang-orang di balik Kitabisa, berikut ini kami bagikan profil Kitabisa.

Profil Co-founder Kitabisa.com: Alfatih Timur

Alfatih Timur (Timmy) merupakan Co-Founder dan CEO Kitabisa.com. Pria kelahiran Bukit Tinggi pada tahun 1990 ini merupakan lulusan Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi. 

Timmy merupakan mantan aktivis BEM di UI sehingga dari pengalamannya tersebutlah ia mulai tergerak untuk membuat Kitabisa.com di bawah bimbingan Rhenald Kasali serta rekan Co-Foundernya, Vikra Ijas.

Pencapaian Timmy:

  • Lulusan terbaik FEUI kategori pengabdian masyarakat
  • Forbes 30 Under 30 Asia.
  • Jolkona Social Entrepreneur USA
  • Finalis DBS NUS Social Venture Challenge Asia

Struktur Tim Yayasan Kita Bisa

Mitra Yayasan Kitabisa

Kini dalam menjalankan operasional sehari-hari, Kitabisa juga bekerja sama dengan ratusan mitra di seluruh daerah, di antaranya yaitu:


Demikian profil singkat founder Kitabisa. Dengan segala pencapaian yang sudah diraih, Kitabisa tentunya akan terus membuktikan dan menjaga kepercayaan dari publik. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Kitabisa, kamu dapat mengakses kitabisa.com/about-us.

Comments are closed.