Tag

cerita #orangbaik

Browsing

“Jonatan Christie adalah publik figur pertama yang mengikuti Kitabisa Experience. Bersama dua #OrangBaik terpilih yang berdonasi di galang dana miliknya, Jojo mengunjungi langsung adik Hanif yang sedang berjuang dengan kelainan jantungnya.”

Jonatan Christie (Jojo) adalah atlet bulu tangkis andalan Indonesia. Hari-harinya disibukkan dengan berlatih dan bertanding bulu tangkis untuk mengharumkan nama Indonesia. Meski demikian, Jojo tetap menyempatkan diri membantu sesama. Terhitung sudah 3 kali Jojo menggalang dana melalui Kitabisa untuk bantu korban gempa di Lombok dan Palu, serta membantu biaya pengobatan adik Hanif yang mengalami kelainan jantung.

 

Kemenangan Jonatan Christie untuk Korban Gempa Lombok

Jojo punya nazar saat bertanding di Asian Games 2018. Jika menang, ia akan menyisihkan sebagian bonusnya untuk membantu korban gempa di Lombok.

Kerja keras Jojo berlatih bulu tangkis sejak usia 6 tahun kini berbuah manis. Ia berhasil meraih medali emas di Asian Games 2018, setelah mengalahkan pebulutangkis unggulan Taipei, Chou Tien Chen. Sesuai janjinya, ia menyumbangkan sebagian bonusnya untuk bangun hunian sementara dan masjid bagi korban gempa Lombok.

Tak hanya membuat galang dana, Jojo juga menghibur langsung warga Lombok pada 7 Oktober 2018 lalu. Bagi Jojo, bantuan tak hanya bisa dilakukan dengan berdonasi saja, tapi bisa juga dengan memberikan semangat langsung kepada mereka yang menjadi korban gempa.

 

Jonatan Christie Ikuti Kitabisa Experience

Kitabisa Experience

Setelah Asian Games 2018, Jojo masih harus bertanding membawa nama Indonesia di berbagai pertandingan bulu tangkis tingkat dunia. Tapi Jojo tetap menyempatkan diri untuk berbagi semangat kepada mereka yang membutuhkan. Buktinya, Jojo sangat antusias saat tim Kitabisa mengadakan kegiatan Kitabisa Experience untuk mempertemukan #OrangBaik dengan beneficiary (penerima bantuan).

Pada 20 November 2018 lalu, Jojo mengunjungi adik Hanif yang dirawat di RSCM. Kali ini, Jojo tidak pergi sendiri. Ia mengajak Bu Lili dan Jessica, dua #OrangBaik terpilih yang menjadi donatur untuk adik Hanif. Mereka mengunjungi adik Hanif yang saat itu masih menunggu jadwal operasi untuk kelainan jantungnya.

 

Pengalaman Baru Lewat Kitabisa Experience

 

View this post on Instagram

 

“Aku pingin banget ketemu Jojo sejak Asian Games. Jojo itu salah satu idolaku, aku tau Jojo orang yang baik. Jujur aku seneng banget pas diajak Jojo nemuin adik Hanif yang lagi berjuang di rumah sakit. . Banyak pelajaran yang aku dapet abis jenguk adik Hanif bareng Jojo. Baru umur 10 hari, Hanif udah berjuang, pake alat bantu napas sampe dipasangin selang-selang. Sementara, aku malah suka ngeluh. . Pengalaman jenguk Hanif bareng Jojo gak bakal aku lupain.” (Jessica, donatur adik Hanif) . +++ . Jessica adalah salah satu #OrangBaik yang terpilih untuk menjenguk adik Hanif bersama @jonatanchristieofficial . Seperti Jessica, kamu juga bisa berdonasi membantu adik Hanif berjuang dengan cara, klik: kitabisa.com/hanifmelawansakit . . Kesetiaan Jojo untuk terus membantu sesama di tengah kesibukannya berlatih bulutangkis demi mengharumkan nama Indonesia sangat patut kita apresiasi. Ayo beri apresiasi untuk Jojo dengan cara, ketik: ” @jonatanchristieofficial ❤” di kolom komentar! . #jonatanchristie #nicu #kitabisa #kitabisasehat #OrangBaik

A post shared by Kitabisa.com (@kitabisacom) on

Kedatangan Jojo dan #OrangBaik tentu memberikan semangat tersendiri bagi orangtua adik Hanif, Ilham dan Rengga. Mereka merasa tidak berjuang sendirian karena ada banyak #OrangBaik yang sudah bantu meringankan biaya pengobatan anak mereka. Di hari itu, Jojo juga langsung menyerahkan total donasi sebesar Rp 30 juta dari puluhan #OrangBaik untuk adik Hanif.

“Hanif sejak umur 10 hari aja harus pakai alat bantu untuk hidup, bahkan selang-selangnya dimasukin lewat mulut. Sedangkan aku yang udah gede aja masih suka ngeluh. Itu bener-bener ngerubah aku sih,” – (Jessica, donatur adik Hanif)

Jessica, salah satu #OrangBaik terpilih, juga merasakan hal yang sama dengan adanya Kitabisa Experience. Ia seperti mendapat pengalaman baru saat melihat kondisi adik Hanif secara langsung. Jessica berharap, adik Hanif bisa segera pulih dan berkumpul bersama keluarga di rumah.

 

Rencana Jonatan Christie Jadi Relawan di Palu

 

View this post on Instagram

 

Halo teman-teman! Saya mau ngasih 2 tiket giveaway ke Palu khusus 2 donatur terpilih yang donasi di campaign page saya https://kitabisa.com/jojountukpalu dari tanggal 4 Desember – 12 Desember 2018. Dua donatur terpilih itu akan pergi bareng saya ke Palu dan merasakan langsung pengalaman menjadi relawan di sana. Biaya akomodasi, termasuk tiket pulang-pergi dan penginapan, semua sudah ditanggung. Kamu tertarik? Langsung donasi aja di campaign page saya yaa, tinggal klik link di bio. Setelah donasi kamu terverifikasi, kamu bakal dapat email tentang tata cara biar kamu bisa jadi salah satu dari 2 donatur terpilih itu. Yuk temenin saya jadi relawan di Palu! #BISABANGKIT #TEAMJOJO

A post shared by Jonatan Christie (@jonatanchristieofficial) on

Jojo akan mengikuti Kitabisa Experience selanjutnya dengan menjadi relawan di Palu pada pertengahan Desember 2018 nanti. Seperti di Kitabisa Experience sebelumnya, Jojo akan kembali mengajak #OrangBaik terpilih yang berdonasi di galang dana yang Jojo buat, yakni membangun ruang kelas di Sulawesi Tengah.


Seperti Jojo, buat kamu seorang influencer/publik figur dan ingin mengikuti Kitabisa Experience, kamu bisa menghubungi tim Kitabisa melalui WhatsApp ke 0857-4204-6660 atau 0877-8686-1947. Sementara bagi #OrangBaik yang berdonasi di Kitabisa, jangan lupa follow media sosial Kitabisa untuk mendapatkan informasi selanjutnya ya!

Ada banyak cara untuk merayakan ulang tahun, salah satunya dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Dan inilah yang dipilih oleh Patricia Yora Wenas (pilot perempuan).

 

Patricia Yora, Pilot Perempuan Termuda Indonesia

Patricia Yora Wenas pernah tercatat sebagai pilot perempuan termuda di Indonesia. Di usianya yang ke-23 tahun, Yora berhasil menjadi co-pilot Garuda Indonesia. Padahal, menjadi pilot bukanlah cita-cita awal Yora.

Semula Yora ingin menjadi psikolog dan sudah diterima di salah satu universitas di Jakarta. Ayahnya lah yang memperkenalkan Yora dengan dunia penerbangan hingga akhirnya ia lulus tes beasiswa pendidikan pilot. Kini, sudah 7 tahun Yora berprofesi sebagai pilot.

 

View this post on Instagram

 

Surya tenggelam🌥

A post shared by Patricia Yora (@patriciayora) on

Penghargaan untuk Patricia Yora

Ada banyak suka dan duka yang dialami Yora selama menjadi pilot. Mulai dari menerbangkan pesawat saat cuaca buruk, posisi pesawat miring, hingga mendapat protes dari penumpang setelah proses landing. Hal ini membuat Yora terus belajar agar bisa terbang dengan baik. Baginya, melihat ekspresi penumpang yang bahagia saat keluar dari pesawat adalah kebahagiaan tertinggi Yora saat menjadi pilot.

Berkat kegigihannya ini, Yora berhasil mendapat penghargaan “Perempuan Hebat Indonesia” pada April 2016 lalu. Prestasi Yora dianggap sangat menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk terus menjadi yang terbaik di bidangnya. Yora berhasil membuktikan bahwa perempuan tak hanya bisa bekerja di sektor domestik saja.

 

View this post on Instagram

 

Bersama dengan #perempuanhebatIndonesia2016 -Carline Darjanto (CEO Creative Director Founder @cottonink) -Juwita Niza Wasni (atlet wushu Indonesia) -Alena Wu (penyanyi, presenter, aktris, Duta Baca 2008, Duta Anti Narkoba 2008 dan Duta Hijau 2008) -Srikandi Forensik AKBP Dr.dr.Sumy Hastry Purwanti SpF DFM (polisi, doktor dan srikandi forensik) -Restu Anggraini (desainer dengan brand-nya ETU). Terimakasih kepada Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Yohana Yembise, Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad, Eyang Titiek Puspa dan DR Martha Tilaar. Terimakasih kepada Liputan6.com yang membuat saya sangat tersanjung dengan memilih saya menjadi salah satu yang menerima Perempuan Hebat Indonesia Award 2016, Terimakasih kepada Garuda Indonesia yang mendukung dan menjadi rumah saya untuk berkarir dan terus berkarya di Industri penerbangan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh saudari saya, para Pilot Perempuan seluruh Indonesia terutama para senior kami yang luar biasa yang membuka jalan dan berjuang menepis keraguan bahwa profesi pilot juga bisa di tekuni oleh perempuan secara profesional, sehingga akhirnya jumlah pilot perempuan di Indonesia saat ini sudah mencapai angka ratusan. Semoga semakin banyak lagi perempuan-perempuan Indonesia yang mewarisi semangat dan cita-cita Ibu Kartini dengan berjuang dan membawa perubahan untuk meraih mimpinya! 💐 “Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup!” R.A Kartini Maju terus Perempuan Indonesia! #PerempuanHebatIndonesi

A post shared by Patricia Yora (@patriciayora) on

Patricia Yora Rayakan Ulang Tahun

Tak hanya mencintai dunia penerbangan, rupanya Yora juga menyenangi dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak. Kecintaannya ini ia tunjukkan dengan sering mengikuti kegiatan di Rumah Belajar SAAB SHARES. Yora memiliki prinsip bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, termasuk anak-anak di Desa Kulon Progo, Yogyakarta.

 

View this post on Instagram

 

SALUT! UNTUK PILOT PEREMPUAN TERMUDA DI INDONESIA . Patricia Yora sudah jadi co-pilot Garuda sejak usia 23 tahun. Ia pernah menjadi pilot perempuan termuda di Indonesia. Kini, sudah 7 tahun ia menjadi pilot. . Patricia tak hanya cinta dunia penerbangan, ia juga menyenangi dunia pendidikan. Baginya, setiap anak punya hak yang sama untuk belajar. Termasuk anak-anak di Desa Kulon Progo, Yogyakarta, yang minim akses dan buku bagi anak-anak untuk belajar. . Di hari ulang tahunnya, Patricia galang dana untuk membangun Taman Baca bagi anak-anak di Desa Kulon Progo. Kamu bisa ikut berdonasi dengan cara, klik: kitabisa.com/sevenelevencharity . . Tak hanya donasi, ayo kita beri apresiasi untuk Patricia yang sudah berjuang demi pendidikan anak-anak di Desa Kulon Progo. Tulis apresiasimu untuk Patricia dengan cara, ketik: “Hebat @patriciayora ” di kolom komentar! . #pendidikan #tamanbaca #kulonprogo #kitabisa #orangbaik

A post shared by Kitabisa.com (@kitabisacom) on

Di hari ulang tahunnya nanti, Yora memilih untuk merayakannya dengan galang dana  di Kitabisa untuk membangun Taman Baca di Desa Kulon Progo. Anak-anak di desa ini masih minim akses untuk belajar, seperti jumlah buku yang masuk ke desa terbilang sedikit. Sewaktu tim Saab Shares berkunjung ke desa tersebut, anak-anak terlihat sangat antusias untuk membaca dan belajar.

Saat ini, donasi yang dikumpulkan dari galang dana Yora sudah mencapai lebih dari Rp 25 juta. Rencananya pembangunan Taman Baca akan dimulai di bulan November ini di sebuah pendopo milik Pembina para pengrajin. Yora juga berencana untuk mengunjungi langsung anak-anak Desa Kulon Progo lho.

 

Cara Merayakan Ulang Tahun dengan Birthday Fundraising

Seperti Yora, kamu juga bisa galang dana di hari ulang tahunmu untuk membantu mereka yang membutuhkan. Bisa untuk membantu pengobatan, pendidikan, satwa ataupun lingkungan. Caranya, klik: birthday.kitabisa.com.

Show Buttons
Hide Buttons