Tag

pilot perempuan termuda

Browsing

Ada banyak cara untuk merayakan ulang tahun, salah satunya dengan berbagi kepada yang membutuhkan. Dan inilah yang dipilih oleh Patricia Yora Wenas (pilot perempuan).

 

Patricia Yora, Pilot Perempuan Termuda Indonesia

Patricia Yora Wenas pernah tercatat sebagai pilot perempuan termuda di Indonesia. Di usianya yang ke-23 tahun, Yora berhasil menjadi co-pilot Garuda Indonesia. Padahal, menjadi pilot bukanlah cita-cita awal Yora.

Semula Yora ingin menjadi psikolog dan sudah diterima di salah satu universitas di Jakarta. Ayahnya lah yang memperkenalkan Yora dengan dunia penerbangan hingga akhirnya ia lulus tes beasiswa pendidikan pilot. Kini, sudah 7 tahun Yora berprofesi sebagai pilot.

 

View this post on Instagram

 

Surya tenggelamšŸŒ„

A post shared by Patricia Yora (@patriciayora) on

Penghargaan untuk Patricia Yora

Ada banyak suka dan duka yang dialami Yora selama menjadi pilot. Mulai dari menerbangkan pesawat saat cuaca buruk, posisi pesawat miring, hingga mendapat protes dari penumpang setelah proses landing. Hal ini membuat Yora terus belajar agar bisa terbang dengan baik. Baginya, melihat ekspresi penumpang yang bahagia saat keluar dari pesawat adalah kebahagiaan tertinggi Yora saat menjadi pilot.

Berkat kegigihannya ini, Yora berhasil mendapat penghargaan ā€œPerempuan Hebat Indonesiaā€ pada April 2016 lalu. Prestasi Yora dianggap sangat menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk terus menjadi yang terbaik di bidangnya. Yora berhasil membuktikan bahwa perempuan tak hanya bisa bekerja di sektor domestik saja.

 

View this post on Instagram

 

Bersama dengan #perempuanhebatIndonesia2016 -Carline Darjanto (CEO Creative Director Founder @cottonink) -Juwita Niza Wasni (atlet wushu Indonesia) -Alena Wu (penyanyi, presenter, aktris, Duta Baca 2008, Duta Anti Narkoba 2008 dan Duta Hijau 2008) -Srikandi Forensik AKBP Dr.dr.Sumy Hastry Purwanti SpF DFM (polisi, doktor dan srikandi forensik) -Restu Anggraini (desainer dengan brand-nya ETU). Terimakasih kepada Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Yohana Yembise, Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad, Eyang Titiek Puspa dan DR Martha Tilaar. Terimakasih kepada Liputan6.com yang membuat saya sangat tersanjung dengan memilih saya menjadi salah satu yang menerima Perempuan Hebat Indonesia Award 2016, Terimakasih kepada Garuda Indonesia yang mendukung dan menjadi rumah saya untuk berkarir dan terus berkarya di Industri penerbangan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh saudari saya, para Pilot Perempuan seluruh Indonesia terutama para senior kami yang luar biasa yang membuka jalan dan berjuang menepis keraguan bahwa profesi pilot juga bisa di tekuni oleh perempuan secara profesional, sehingga akhirnya jumlah pilot perempuan di Indonesia saat ini sudah mencapai angka ratusan. Semoga semakin banyak lagi perempuan-perempuan Indonesia yang mewarisi semangat dan cita-cita Ibu Kartini dengan berjuang dan membawa perubahan untuk meraih mimpinya! šŸ’ “Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup!” R.A Kartini Maju terus Perempuan Indonesia! #PerempuanHebatIndonesi

A post shared by Patricia Yora (@patriciayora) on

Patricia Yora Rayakan Ulang Tahun

Tak hanya mencintai dunia penerbangan, rupanya Yora juga menyenangi dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak. Kecintaannya ini ia tunjukkan dengan sering mengikuti kegiatan di Rumah Belajar SAAB SHARES. Yora memiliki prinsip bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, termasuk anak-anak di Desa Kulon Progo, Yogyakarta.

 

View this post on Instagram

 

SALUT! UNTUK PILOT PEREMPUAN TERMUDA DI INDONESIA . Patricia Yora sudah jadi co-pilot Garuda sejak usia 23 tahun. Ia pernah menjadi pilot perempuan termuda di Indonesia. Kini, sudah 7 tahun ia menjadi pilot. . Patricia tak hanya cinta dunia penerbangan, ia juga menyenangi dunia pendidikan. Baginya, setiap anak punya hak yang sama untuk belajar. Termasuk anak-anak di Desa Kulon Progo, Yogyakarta, yang minim akses dan buku bagi anak-anak untuk belajar. . Di hari ulang tahunnya, Patricia galang dana untuk membangun Taman Baca bagi anak-anak di Desa Kulon Progo. Kamu bisa ikut berdonasi dengan cara, klik: kitabisa.com/sevenelevencharity . . Tak hanya donasi, ayo kita beri apresiasi untuk Patricia yang sudah berjuang demi pendidikan anak-anak di Desa Kulon Progo. Tulis apresiasimu untuk Patricia dengan cara, ketik: “Hebat @patriciayora ” di kolom komentar! . #pendidikan #tamanbaca #kulonprogo #kitabisa #orangbaik

A post shared by Kitabisa.com (@kitabisacom) on

Di hari ulang tahunnya nanti, Yora memilih untuk merayakannya dengan galang danaĀ  di Kitabisa untuk membangun Taman Baca di Desa Kulon Progo. Anak-anak di desa ini masih minim akses untuk belajar, seperti jumlah buku yang masuk ke desa terbilang sedikit. Sewaktu tim Saab Shares berkunjung ke desa tersebut, anak-anak terlihat sangat antusias untuk membaca dan belajar.

Saat ini, donasi yang dikumpulkan dari galang dana Yora sudah mencapai lebih dari Rp 25 juta. Rencananya pembangunan Taman Baca akan dimulai di bulan November ini di sebuah pendopo milik Pembina para pengrajin. Yora juga berencana untuk mengunjungi langsung anak-anak Desa Kulon Progo lho.

 

Cara Merayakan Ulang Tahun dengan Birthday Fundraising

Seperti Yora, kamu juga bisa galang dana di hari ulang tahunmu untuk membantu mereka yang membutuhkan. Bisa untuk membantu pengobatan, pendidikan, satwa ataupun lingkungan. Caranya, klik: birthday.kitabisa.com.

Show Buttons
Hide Buttons