Kisah Sukses

The Power of Emak-emak, Halte Sedekah Bagikan Nasi Bungkus Setiap Hari Bagi Yang Membutuhkan

  • Halte Sedekah ini merupakan inisiasi dari Komunitas Katupadumai yang terdiri dari ibu-ibu yang memiliki visi yang sama, yakni membantu sesama.
  • Setiap harinya, Halte Sedekah menyediakan nasi bungkus, ditambah sayur mayur yang dibagikan setiap hari Jumat.
  • Dukung Halte Sedekah menjalankan misi kebaikan melalui kitabisa.com/ambilmakangratis.

Jakarta, 17 Desember 2020 – Pandemi telah memunculkan berbagai gerakan kebaikan dalam beragam cara. Di awal pandemi, ada banyak gerakan ‘Traktir Driver Ojol’ jika memesan makanan online sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pengemudi ojol yang tetap bekerja di tengah pandemi. 

Tak lupa, di pertengahan masa PSBB ada kegiatan berbagi untuk para pekerja harian. Bahkan, ada pula gerakan berbagi ponsel gratis untuk para pelajar yang tidak memiliki gawai dan terpaksa belajar di rumah secara daring. Kegiatan tersebut tak hanya dilakukan oleh individu, komunitas pun ikut membuat kegiatan serupa dengan hasil yang lebih masif. Tak hanya di Jabodetabek, gerakan kebaikan menular ke kota-kota lain.

Seperti di Yogyakarta, gerakan kebaikan bernama Halte Sedekah menjadi gerakan yang membantu banyak orang. Halte Sedekah ini merupakan inisiasi dari Komunitas Katupadumai yang terdiri dari ibu-ibu yang memiliki visi yang sama, yakni membantu sesama. Setiap harinya, Halte Sedekah menyediakan nasi bungkus, ditambah sayur mayur pada hari Jumat. 

Awalnya, ibu-ibu membagikan makanan langsung kepada orang yang membutuhkan hingga salah satu anggota menyumbang etalase. Etalase memudahkan setiap orang untuk mengambil dan menaruh makanan setiap harinya. Silih ganti antara penyumbang nasi bungkus dan kunjungan orang yang membutuhkan dianalogikan seperti halte bus. Bedanya, halte bus tempat orang turun dan naik bus sedangkan etalase ini menjadi tempat berbagi nasi bungkus untuk sesama. 

Halte Sedekah berlokasi di dua tempat, yakni depan balai desa Palbapang dan di depan balai desa Kebonagung. Nasi bungkus cepat sekali habis, sehingga warga harus menunggu hingga ada orang yang kembali membawa nasi bungkus untuk ditaruh di Halte Sedekah. Melalui galang dana pada kitabisa.com/ambilmakangratis, telah terkumpul Rp 6.497.094 dari 119 donatur agar gerakan kebaikan ini tetap berlanjut.

“ Setiap sesuatu yg termakan oleh orang lain pastilah ada pahala yang akan terus mengalir.” Sujiyati, founder Komunitas Katupadumai.

Halte Sedekah merupakan contoh kebaikan yang hadir dari masyarakat dan dirasakan dampaknya oleh setiap orang. Halte Sedekah berharap kehadirannya bisa membantu setiap orang yang membutuhkan. Dukung Halte Sedekah menjalankan misi kebaikan melalui kitabisa.com/ambilmakangratis.

Recent Posts

<strong>Informasi Tentang Program Bingkisan Sehat Kitabisa</strong>

Informasi Tentang Program Bingkisan Sehat Kitabisa

Bingkisan Sehat adalah salah satu program dari Kitabisa yang men-support para Pejuang Sembuh melalui pemberian…

4 days ago
<strong>Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga</strong>

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga Kamu tertarik datang ke Festival Warga Bantu…

1 week ago
<strong>Informasi Tentang Program Kita Danain Kampus</strong>

Informasi Tentang Program Kita Danain Kampus

Kampusmu memiliki berbagai program kegiatan sosial dan ingin berkolaborasi dengan Kitabisa? Jangan khawatir, Kitabisa siap…

1 week ago
Informasi Tentang Kado Donasi x Gopay

Informasi Tentang Kado Donasi x Gopay

Halo #OrangBaik, Kitabisa menghadirkan fitur baru untuk kamu yang ingin memberikan kado/hadiah kepada orang tersayang.…

1 week ago
Program Paket Data untuk UMKM Melek Digital

Program Paket Data untuk UMKM Melek Digital

Apa itu Program “Paket Data untuk UMKM Melek Digital”Sebuah program untuk membantu memberikan bantuan pembelian…

3 weeks ago
Voluntrip By Kitabisa

Voluntrip By Kitabisa

Apa itu Voluntrip? Voluntrip adalah program yang diadakan oleh Kitabisa untuk mewadahi masyarakat umum yang…

3 weeks ago