Kesehatan

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Menurut American Cancer Society, kanker rahim atau kanker serviks merupakan salah satu penyakit langka yang dapat menyerang lebih dari 13.000 wanita tiap tahunnya. Kanker ini disebabkan sel-sel tidak wajar yang berkembang cepat dalam leher rahim. Memang awalnya sel-sel itu tidak terdeteksi berbahaya, namun jika tidak ditangani lebih lanjut dan disepelekan, sel-sel tersebut bisa berkembang menjadi lebih ganas hingga akhirnya mengakibatkan kanker.

 

Penyebab Kanker Rahim

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

Umumnya kanker serviks diderita oleh wanita berusia lanjut, sekitar 35 hingga 45 tahun. Bahkan penyakit ini dianggap sebagai penyebab utama sebagian besar kematian yang terjadi di kalangan wanita, baik di Amerika maupun di Indonesia. Tapi kamu jangan merasa khawatir dulu, ya. Pasalnya penyakit kanker serviks kini sudah bisa diatasi atau dicegah dengan cara pap smears dan suntik vaksin HPV.

Selain itu, kamu juga harus menerapkan pola hidup sehat seperti rajin berolahraga dan diimbangi dengan makan-makanan bergizi seperti sayur serta buah-buahan. Pastinya kamu nggak mau kan, hal itu terjadi pada diri sendiri atau malah kerabat dekatmu?

 

Gejala Kanker Rahim

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

Salah satu penanda seseorang menderita penyakit kanker serviks adalah vagina mengeluarkan darah yang tidak biasa dan jumlahnya lebih banyak. Biasanya bisa terjadi ketika wanita sedang mengalami masa menstruasi,atau setelah melakukan hubungan seks. Namun pendarahan juga bisa terjadi pada wanita yang sudah mengalami masa menopause.

Adapun gejala dari penyakit kanker rahim atau kanker serviks, antara lain:

  1. Mengalami keputihan yang tidak normal.

    Normalnya keputihan terjadi ketika sebelum dan sesudah menstruasi. Berbeda ketika hal itu terjadi terus menerus dan berwarna cokelat atau disertai dengan darah. Hal itu bisa diindikasikan salah satu gejala kanker serviks.

  2. Kerap merasakan sakit ketika melakukan hubungan seks.

    Menurut penelitian Cancer Treatment Centers of America, ketika seseorang tidak nyaman dan merasa sakit ketika melakukan hubungan seks, bisa dikatakan kalau ia berpotensi menderita kanker serviks atau tumor.

  3. Pinggul belakang terasa nyeri dan sakit.

    Umumnya orang berusia lanjut akan merasa sakit punggung yang diakibatkan oleh posisi tidur atau duduk yang salah. Ternyata hal itu bisa juga diindikasikan sebagai gejala penyakit kanker serviks, lho. Jadi jangan disepelekan ya.

  4. Berat badan turun drastis, padahal tidak melakukan program diet.

    Ketika kamu tidak sedang melakukan program diet, tetapi berat badan terus menurun secara drastis, jangan dibiarkan lho. Pasti ada sesuatu yang terjadi pada tubuhmu. Jika merasakan kondisi demikian, segeralah ke dokter dan cari tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Bisa jadi itu salah satu tanda bahwa kamu menderita kanker serviks.

  5. Kamu akan merasa sangat lelah dibanding biasanya.

    WebMD pernah mencatat bahwa orang yang sudah tidur selama delapan jam atau lebih, namun ternyata masih merasa lelah. Hal itu bisa menjadi salah satu gejala seseorang menderita penyakit kanker, terutama serviks. Tapi tetap perlu diingat, tidak semua rasa lelah pemicu penyakit kanker.

  6. Nafsu makan berkurang.

    Setiap orang yang menderita kanker tentu akan merasa hilang nafsu makan. Hal itu terjadi juga pada seseorang yang menderita kanker serviks.

  7. Ketiga tanda-tanda terakhir adalah ketika kakimu tiba-tiba terasa sakit lalu bengkak, tulangmu merasa patah dan nyeri, bahkan tidak lagi bisa menahan kencing lama-lama.

 

Tahapan Penyakit Kanker Rahim

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

FIGO (International Federation of Gynecology and Obstetrics) dan AJCC (American Joint Committee on Cancer) telah mengembangkan sistem untuk stadium kanker. Berdasarkan kedua sistem tersebut, perkembangan kanker leher rahim dibagi menjadi 5 stadium berdasarkan ukuran tumor, kedalaman penetrasi pada leher rahim, dan penyebaran kanker di dalam maupun di luar leher rahim.

Secara umum, tahapan kanker serviks adalah sebagai berikut:

  • Tahap 0: Dalam tahap ini sel-sel yang abnormal hanya pada permukaan serviks, seperti terjadinya pertumbuhan jaringan epitel leher rahim.
  • Tahap I: Pertumbuhan kanker ini masih terbatas di bagian rahim. Ada sejumlah tumor kecil yang belum sampai menyebar ke bagian kelenjar getah bening atau area lainnya.
  • Tahap II: Kanker telah meluas sampai keluar leher rahim tetapi belum sampai dinding pelvis, dan kanker sudah menyerang vagina tapi belum mencapai 1/3 vagina bagian bawah.
  • Tahap III: kanker sudah meluas ke dinding pelvis, selain itu tumor menyerang 1/3 vagina bagian bawah; pada semua kasus juga ditemukan adanya hidronefrosis atau ginjal tidak berfungsi.
  • Tahap IV: kanker telah menyebar ke kandung kemih atau rektum, atau ke area lain di tubuh.

 

Ciri-ciri Kanker Rahim Stadium 4

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

Stadium 4 kanker disebut juga sebagai kanker metastasis atau kanker stadium lanjut. Kanker serviks stadium 4 umumnya terdeteksi dari pemeriksaan panggul yang abnormal atau gejala yang dihasilkan oleh pasien yang mengalami kanker. Setelah melakukan pemeriksaan, kanker stadium 4 dikatakan ada jika kanker telah menyebar ke dalam organ lain yang berdekatan dengan leher rahim ataupun meluas ke bagian tubuh lainnya.

Kanker serviks stadium 4 dipisahkan menjadi dua subkategori, yaitu:

  1. Tahap 4A : dalam keadaan ini kanker telah menyebar ke organ yang berdekatan dengan leher rahim seperti kandung kemih atau rektum, tetapi tidak ke kelenjar getah bening.
  2. Tahap 4B : dalam keadaan ini, kanker telah menyebar ke lokasi yang lebih jauh dalam tubuh seperti menyebar ke bagian tulang, paru-paru, atau hati.

 

Harapan Hidup Pasien Kanker Serviks Stadium 4

Ciri-ciri Kanker Rahim di Setiap Tahapan Penyakitnya

Berdasarkan diagnosis yang dilakukan National Cancer Data Base pada penderita kanker serviks di tahun 2000 dan 2002, angka harapan hidup lima tahun (5 Years Survival Rate) jika kanker serviks diketahui dan diobati pada stadium 4 sekitar 16%. Sedangkan kanker stadium IVB memiliki tingkat ketahanan hidup 5 tahun setelah diagnosis sekitar 15%. Namun, sering ada pilihan pengobatan yang tersedia untuk wanita dengan tahap-tahap kanker.

Ingat, tingkat kelangsungan hidup ini hanya perkiraan – dan persentase ini tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada setiap individu. Bicarakan dengan dokter Anda untuk lebih memahami situasi yang lebih jelas.

 

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 4

Berbagai faktor akhirnya mempengaruhi keputusan pasien untuk melakukan pengobatan kanker. Tujuan melakukan pengobatan kanker tentunya untuk mengurangi gejala dengan mengontrol perkembangan kanker, meningkatkan kesempatan pasien untuk sembuh, atau memperpanjang kelangsungan hidup pasien. Dalam melakukan pengobatan kanker, harus hati-hati karena potensi risiko dalam melakukan pengobatan kanker pun tidak bisa dibilang remeh.

Pasien kanker serviks stadium 4 direkomendasikan untuk melakukan kombinasi terapi radiasi dan kemoterapi. Terapi radiasi adalah pengobatan dengan sinar-X yang memiliki kemampuan untuk membunuh sel kanker. Terapi radiasi dilakukan dengan cara menyinari tubuh menggunakan sinar-X atau dengan menyisipkan kapsul kecil yang mengandung bahan radioaktif langsung dekat leher rahim (internal radiasi atau implan).

Ditulis Oleh: Ageng Wuri


Banyak pejuang kanker yang butuh bantuan. Kamu dapat berbagi kasih dan memberikan dukungan kepada penderita kanker yang sedang berjuang dengan cara berdonasi melalui Kitabisa. Bantuan dari kamu akan sangat berarti dan membantu mereka yang membutuhkan.

Comments

comments

Comments are closed.

Show Buttons
Hide Buttons