Kesehatan

Jenis-jenis Penyakit Pencernaan yang Umum Ditemukan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sistem pencernaan menjadi salah satu fungsi tubuh yang paling penting. Salah satu organ pencernaan yang terganggu, maka seluruh aktivitas pencernaan tidak dapat berjalan dengan baik. Kejadian tersebut biasa disebut dengan gangguan pencernaan atau penyakit pencernaan.

Sistem pencernaan sendiri terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Organ-organ tersebut berfungsi untuk menerima dan mencerna makanan agar menjadi nutrisi untuk tubuh. Nutrisi tersebut disalurkan melalui aliran darah di seluruh tubuh. Sistem pencernaan juga berfungsi memisahkan dan membuang sisa makanan yang tidak dapat dicerna tubuh.

Penyakit pencernaan dapat timbul dan menghambat sistem kerja organ lainnya. Pentingnya fungsi sistem pencernaan membuat perlunya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai hal tersebut. Penyakit pencernaan bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi, kebersihan mulut dan gigi, dan faktor lainnya. 

 

Jenis Penyakit Pencernaan

penyakit pencernaan

Terdapat beberapa penyakit yang mengancam sistem pencernaan manusia. Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit pencernaan yang paling sering terjadi.

  1. Diare

    Jenis penyakit diare adalah penyakit pencernaan yang diakibatkan oleh kontaminasi makanan atau alergi pada makanan tertentu. Makanan tersebut menyebabkan selaput dinding usus besar pada penderita mengalami iritasi. Diare merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling banyak dialami. Biasanya, seseorang yang mengalami penyakit ini akan merasa mulas dan feses menjadi cair atau encer.
    Diare dapat dikenali dengan beberapa tanda diantaranya rasa ingin segera BAB, muntah, mual, dan atau sakit perut yang melilit. Penderita diare parah umumnya akan mengalami demam, penurunan berat badan, bahkan hingga feses berdarah.

  2. Maag

    Jenis-jenis Penyakit Pencernaan yang Umum DitemukanPenyakit maag atau dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang juga umum terjadi. Maag memiliki gejala berupa nyeri pada lambung dan sakit pada ulu hati. Gaya hidup dan pola makan yang salah  menjadi penyebab utama penyakit ini. Umumnya, maag ditandai dengan perut kembung, mual, bersendawa, serta dada bawah atau perut bagian atas yang terasa nyeri atau tidak nyaman. 

Baca juga:
Jangan Sepelekan Gejala Kanker Usus Berikut Ini!
Tanda-tanda Kanker Usus yang Penting untuk Diketahui

 

  1. Gastritis

    Pada jenis penyakit ini, terdapat peradangan di dinding lambung yang terjadi secara tiba-tiba. Gastritis disebabkan oleh kadar asam klorida atau Hcl yang terlalu tinggi dalam lambung. Seseorang yang menderita penyakit ini akan mual, muntah, perut kembung, sakit perut, nafsu makan kurang, dan perut terasa panas. Jika semakin parah, gastritis dapat menyebabkan tukak lambung, dimana terjadi luka terbuka pada lapisan lambung.

  2. Sembelit

    Penyakit sembelit merupakan salah satu gangguan pencernaan yang menyebabkan penderita mengeluarkan feses yang keras. Sembelit disebabkan oleh perubahan pola atau asupan nutrisi dari makanan, seperti terlalu banyak minum susu, kurang serat, tidak bergerak secara aktif, serta kurangnya minum air. Oleh karena itu, sembelit dapat dicegah atau diobati dengan makan makanan berserat, perbanyak minum air mineral, dan olahraga.

  3. Wasir atau Ambeien

    Jenis-jenis Penyakit Pencernaan yang Umum DitemukanHemoroid adalah bahasa medis dari penyakit wasir. Pada penyakit ini, terjadi peradangan dan pembengkakan pada pembuluh darah di lubang anus. Sama seperti sembelit, wasir disebabkan oleh kurangnya konsumsi makanan berserat. Biasanya seseorang yang menderita ambeien akan mengalami pendarahan ketika BAB, terdapat benjolan di luar anus, serta adanya rasa gatal di sekitaran anus.

  4. Apendisitis

    Penyakit apendisitis dikenal juga dengan nama radang usus buntu. Peradangan pada usus buntu disebabkan oleh usus buntu yang tersumbat oleh tinja, benda asing, kanker, atau karena adanya infeksi. Terdapat sisa-sisa makanan yang terjebak di dalam sehingga tidak bisa keluar di umbai cacing. Jika tidak segera teratasi, umbai cacing akan membusuk dan menimbulkan peradangan yang menjalar ke usus buntu. Seseorang yang menderita radang usus buntu akan merasakan nyeri di sekitar pusar, mual, muntah, demam, perut kram, serta menurunnya nafsu makan.

  5. Pankreatitis

    Gangguan pencernaan pankreatitis adalah peradangan pada organ pankreas. Pankreas berfungsi sebagai penghasil enzim untuk mencerna makanan dan hormon untuk mengatur kadar gula darah. Seseorang yang menderita penyakit ini akan merasakan gejala rasa sakit di perut bagian atas hingga punggung, mual dan muntah, serta denyut nadi yang cepat.

 

Itulah beberapa penyakit pencernaan yang paling umum ditemukan. Sebelum terjadi, ada baiknya kamu mencegah timbulnya penyakit tersebut dengan menerapkan pola hidup yang lebih sehat.


Kamu juga bisa bantu mereka yang membutuhkan biaya pengobatan dengan cara berdonasi di Kitabisa. Untuk berdonasi, klik gambar di bawah ini!

banner_donasi_biaya_pengobatan

Comments are closed.