Nisfu Sya’ban dan Amalan Sunnah di Bulan Sya’ban

Sya’ban merupakan nama bulan ke-8 dalam kalender hijriah, yang berada di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Nisfu merupakan bahasa arab dari “pertengahan”. Maka arti nisfu Sya’ban adalah hari pertengahan di bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban memang memiliki keutamaan tersendiri di hati kaum muslimin. Sebagai persiapan menuju Ramadhan yang menjadi bulan suci, Sya’ban sering diisi dengan memperbanyak amalan sunnah.

Amalan atau ibadah sunnah apa saja yang dianjurkan di bulan Sya’ban? Adakah amalan khusus yang disarankan untuk dilakukan saat nisfu Sya’ban?

 

Bulan Sya’ban Penuh Berkah

bulan sya'ban

Bulan Sya’ban dipercaya sebagai bulan di mana Allah menaikkan amalan-amalan manusia selama 1 tahun ini. Hal ini dinukil dari riwayat yang disampaikan oleh An-Nasa’I melalui jalur Usamah bin Zaid.

Usamah bin Zaid (budak yang diangkat jadi anak oleh Nabi Muhammad shallalah ‘alaihi wasallam) pernah bertanya tentang puasa bulan Sya’ban. Yang mana Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam sangat bersemangat melakukan dan tidak terlihat di bulan-bulan selainnya.

Lalu dijawab oleh Rasul shallallah ‘alaihi wa sallam,

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

 

Itu bulan di mana manusia (kerap) lalai darinya. (Bulannya) antara Rajab dan Ramadhan. (Padahal) di bulan tersebut dinaikkan amalan-amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Maka, aku sangat suka amalku dinaikkan saat aku sedang berpuasa.” (HR. An-Nasa’i no. 2359).

Hadits tersebut dinyatakan sebagai hasan oleh Al-Hafizh Abu Thahir, sehingga layak dijadikan sebagai dalil. Lalu, amalan apa yang digunakan untuk mengisi bulan mulia ini?

 

Amalan Sunnah Nisfu Sya’ban

amalan nisfu sya'ban

  1. Puasa Sunnah

    Hadits yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i sebelumnya sudah dapat menggambarkan betapa seringnya Nabi Muhammad SAW berpuasa di bulan ini.Riwayat tersebut diperkuat dengan hadits lain dari ‘Aisyah binti Abu Bakar radhiyallah ‘anha.“Maka belum pernah kulihat (sebelumnya) Rasulullah (shallallah ‘alaihi wa sallam) melengkapkan puasanya 1 bulan penuh, kecuali (saat bulan) Ramadhan. Dan belum pernah juga kulihat beliau memperbanyak puasa lebih dari saat beliau di bulan Sya’ban. ” (HR. Muslim no. 1156 dan Bukhari no. 1969.)

    Ini menjelaskan upaya Rasulullah shallalah ‘alaihi wa sallam untuk mengisi bulan Sya’ban dengan memperbanyak berpuasa. Amalan memperbanyak puasa sunnah di bulan ini sangat baik dilakukan karena dicontohkan langsung oleh Rasul shallallah ‘alaihi wa sallam.

    Bulan ini juga merupakan kesempatan terakhir bagi yang punya utang puasa Ramadhan untuk meng-qadha-nya. Karena bulan depannya sudah masuk Ramadhan baru.

  2. Shalat Nisfu Sya’ban

    Dikutip dari website Konsultasisyariah.com asuhan Ust. Amni Nur Baits, bahwa para tabi’in penduduk Syam memuliakan malam nisfu Sya’banCaranya yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah di malam yang dimuliakan tersebut. Demikian dikatakan oleh Ibnu Rajab dalam kitab Lathaiful Ma’arif, halaman 247. Demikian juga pendapat mayoritas ulama dalam madzhab Hanbali, yang sesuai dengan keterangan Imam Ahmad, meyakini adanya keutamaan nisfu Sya’banMaka sangat baik untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah di malam yang memiliki keutamaan ini.

  3. Membaca Al-Qur’an

    Anjuran untuk mengkhususkan memperbanyak bacaan Al-Qur’an secara khusus di bulan ini memang belum ditemukan dalilnya. Tapi sebagai ibadah paling umum, memperbanyak bacaan Al-Qur’an di bulan apapun merupakan satu hal yang dianjurkan. Termasuk di bulan Sya’ban. Hal ini juga dicontohkan oleh banyak sahabat dan tabi’in yang meningkatkan amalan membaca Al-Qur’an di bulan tersebut. Seperti Salamah bin Kahlil, Amr bin Qais, dan Abu Bakar al-Balkhi, yang dirujuk dari website Rumaysho.com.

  4. Sedekah

    Sedekah merupakan amalan yang dianjurkan dilakukan di bulan apapun. Tidak terikat atau dikhususkan untuk waktu tertentu. Pada bulan Sya’ban, di mana amalan manusia dinaikkan, tentu sangat baik untuk mengisinya dengan sedekah. Selain dengan berpuasa sunnah yang telah dicontohkan secara langsung oleh Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam.

Kamu dapat menggunakan platform Kitabisa untuk  bersedekah atau memberikan donasi bagi yang membutuhkan. Dengan cara ini kamu bisa membantu lebih banyak orang secara praktis dan mudah dari rumah. Mari kita persiapkan menyambut Ramadhan dengan menghidupkan momen nisfu Sya’ban


Sempurnakan ibadah  sunnah nisfu sya’ban dengan cara berbagi kebaikan melalui Kitabisa. Sedekah dan zakat di Kitabisa dengan klik gambar di bawah inibanner_donasi_sedekah