Kesehatan

Abses Gigi: Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatannya

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Abses adalah infeksi pada bagian tubuh yang menyebabkan terjadinya pembengkakan. Umumnya abses terjadi pada kulit dan muncul dalam bentuk bisul yang berisi nanah. Kalau luka akibat abses ini kecil umumnya sembuh dengan sendirinya setelah nanah pecah dan area terdampak mengering.

Selain di kulit, abses juga bisa terjadi di sekitar gigi. Kondisi ini kurang lebih menyebabkan pembengkakan dan berisi nanah. Seseorang dengan kondisi ini harus segera mendapatkan perawatan yang baik agar tidak terjadi masalah yang lebih parah dan memicu komplikasi.

 

Mengenal Abses Gigi

sakit gigi

Abses gigi adalah pembengkakan yang terjadi di sekitar gigi. Pembengkakan ini menyebabkan rasa nyeri yang cukup kuat dan kadang memicu munculnya nanah atau perdarahan. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja khususnya yang jarang sekali merawat kesehatan gigi dan mulutnya.

Penyakit ini juga bisa muncul kalau kamu salah menyikat gigi. Seseorang yang salah menyikat gigi umumnya akan mengalami luka di sekitar gusi yang memudahkan infeksi terjadi. Lebih lanjut, seseorang yang merokok juga semakin mudah mengalami penyakit ini.

 

Jenis Abses Gigi

Abses gigi dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan lokasi terjadinya nanah atau benjolan. Jenis itu terdiri dari:

  • Gingival: hanya terjadi pada jaringan gusi dan sekitarnya saja, tidak menyebabkan masalah pada jaringan tulang dan gigi.
  • Periodontal: umumnya terjadi di jaringan tulang penyangga gigi.
  • Periapikal: kantung nanah muncul di sekitar akar gigi yang letaknya di dalam.

 

Penyebab

Abses gigi disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda. Misal tipe periapikal yang muncul di akar gigi. Kondisi ini bisa muncul karena ada bakteri masuk melalui lubang gigi akibat karies. Infeksi terjadi perlahan-lahan hingga bakteri akhirnya mampu menembus bagian gigi terdalam.

Abses di gusi dan jaringan penunjang lain terjadi akibat kebiasaan buruk seseorang yang jarang menyikat gigi. Lambat laun akan muncul peradangan yang memicu peradangan yang kian parah. Kondisi ini menyebabkan penumpukan bakteri dan bisa memicu pembengkakan dan muncul nanah.

 

Gejala

Secara umum seseorang yang terkena abses gigi akan mengalami beberapa gejala di bawah ini.

  • Sering nyeri di sekitar gigi, apalagi kalau mengonsumsi makanan yang agak keras.
  • Gigi jadi lebih sensitif dengan makanan dengan suhu agak ekstrem, misal terlalu panas atau dingin.
  • Mulut terasa aneh dan agak anyir seperti darah.
  • Bau mulut tidak sedap.
  • Sering tidak enak badan.
  • Bengkak di sekitar wajah dan leher.

 

Penanganan

Ada beberapa cara untuk menangani abses gigi, umumnya lokasi dan tempat munculnya luka memengaruhi pengobatan.

  • Menyayat bagian bernanah untuk mengeluarkan kotoran.
  • Merawat area akar gigi.
  • Mencabut gigi kalau sulit diselamatkan.
  • Menggunakan obat antibiotik untuk mengatasi luka dan juga mencegah bakteri untuk bertambah.
  • Menggunakan obat untuk mengatasi nyeri, setelah penanganan area sekitar munculnya abses masih akan terasa nyeri.

Seseorang yang mengidap abses gigi harus mendapatkan perawatan yang baik agar bisa segera sembuh. Kalau perawatan tidak bisa segera dilakukan, kondisi yang parah bisa saja terjadi dan menyebabkan pengidap susah makan sehingga harus dioperasi hingga butuh banyak biaya.


Kamu bisa bantu mereka yang membutuhkan biaya pengobatan dengan cara berdonasi di Kitabisa. Untuk berdonasi, klik gambar di bawah ini!

banner_donasi_biaya_pengobatan

Comments are closed.