Kesehatan

Ciri-Ciri Kanker Otak: Gejala, Penyebab, Serta Cerita Perjuangan Khanza

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Ciri ciri kanker otak stadium awal harus diwaspadai sebelum penyakit ini meningkat ke level selanjutnya. Kanker otak termasuk salah satu jenis kanker menakutkan yang berpotensi menyebabkan kematian. Kanker otak sendiri adalah keadaan dimana terjadinya pertumbuhan sel yang tidak normal (tumor) pada otak yang bersifat ganas.

Sel kanker dapat menguasai dan mengambil ruang, darah, serta nutrisi dari sel sehat dalam tubuh. Kanker otak dapat berasal dari sel otak sendiri, atau yang disebut kanker otak primer. Sel kanker juga bisa berasal dari bagian tubuh lain yang menyebar (metastasis) hingga ke otak, dan kondisi ini disebut kanker otak sekunder.

 

Gejala Awal Terjadinya Kanker Otak

ciri ciri kanker otak stadium awal

Ciri-ciri kanker otak pada stadium awal akan sangat sulit dibedakan, karena menunjukkan gejala yang akan sama dengan gejala penyakit-penyakit lainnya. Penyakit ini dapat ditandai dengan sakit kepala, terutama di pagi hari. Sakit kepala bisa terasa ringan atau bahkan terasa berat. Kelemahan otot yang sering terjadi di salah satu sisi tubuh, tubuh seperti merasa seperti ditusuk jarum dan kesemutan, hilangnya keseimbangan dan koordinasi gerakan tubuh berantakan.

Selain itu gejala kanker otak dapat juga ditandai dengan kesulitan berjalan, lengan dan kaki kadang juga menjadi lemah serta terjadinya kejang. Dalam beberapa kasus, orang mungkin mengira gejala kanker otak yang dialami adalah kondisi stroke. Pada beberapa pasien, gejalanya mungkin lebih jelas, terutama jika kanker terletak di lobus otak tertentu, yang biasanya bertanggung jawab untuk fungsi tubuh.

 

Faktor Penyebab Kanker Otak

ciri ciri kanker otak stadium awal

Kanker otak dapat terjadi dari beberapa faktor, menurut penelitian yang dilakukan di Washington University School of Medicine mengungkapkan bahwa pria lebih rentan terserang kanker otak dan jauh lebih berbahaya dibanding wanita. Hal tersebut terjadi karena protein retinoblastoma (RB) yang mampu mengurangi risiko kanker, secara signifikan kurang aktif bekerja di sel otak laki-laki. Selain itu faktor lain yang mempengaruhi yaitu saat memasuki usia senja, sering terkena paparan radiasi, dan dapat terjadi karena faktor keturunan.

 

Kisah Perjuangan Khanza Melawan Kanker Otak Stadium 4

Khanza, saat dirinya duduk di bangku SMP ia terkena kanker otak. Khanza tetap berjuang hingga sekarang umurnya menginjak 22 Tahun. Kini kanker otak Khanza sudah masuk stadium 4, dimana jaringan kanker ganas mulai menunjukkan sel-sel abnormal yang jelas dan tumbuh agresif atau sangat cepat.

Kanker otak Khanza yang semakin memarah ini sangat membutuhkan biaya pengobatan yang semakin besar, namun sekarang ini Khanza yang seharusnya menjalani perawatan dan penanganan medis yang serius sudah tidak lagi dirawat di rumah sakit karena keterbatasan biaya yang dialami keluarganya.

Kondisi Khanza membuatnya tidak dapat makan seperti orang pada umumnya. Sehingga membutuhkan selang dan juga peralatan medis untuk memasukkan cairan makanannya. Dalam sehari Khanza harus menggunakan selang oksigen dan makanan sebanyak 3 – 4 kali. Proses penggunaan selang tersebut membutuhkan banyak biaya, untuk sekali penggunaan selang dikenakan biaya sebesar 150 ribu rupiah, maka dalam sehari keluarga Khanza harus mengeluarkan biaya sebesar 500- 600 ribu rupiah.

 

Bantuan untuk Ringankan Beban Keluarga Khanza

Keluarga Khanza membutuhkan dana yang cukup besar untuk kesembuhan Khanza. Ayah Khanza telah bekerja banting tulang untuk mencari nafkah. Ia bekerja sebagai kuli bangunan, gali sumur, perbaikan alat rumah tangga dan juga pekerjaan serabutan lainnya. Kalau tidak ada panggilan, maka tidak ada pemasukkan untuk ayah Khanza menghidupi keluarganya terutama pengobatan Khanza. Ibu Khanza pun yang awalnya bekerja menjadi tukang cuci gosok sudah tidak bekerja karena harus merawat Khanza yang sakit.

Ini halaman Donasi Khanza di kitabisa.com: https://www.kitabisa.com/khanzakankerotak

Mari kita bantu saudari Khanza serta keluarganya melalui doa untuk kesembuhan dan juga berupa donasi untuk membantu kelangsungan hidup Khanza. Walaupun dengan Vonis dokter yang menyatakan bahwa umur Khanza mungkin tidak lama lagi. Namun keluarga Khanza sangat yakin dengan pasti bahwa tidak ada yang mustahil bila Khanza terus berjuang. Keluarga masih terus mendukung dan setra bantuan dari kalian.

Sekalipun memang terjadi seperti prediksi, setidaknya Tuhan dan kita sudah memberikan Khanza udara yang segar untuk terus kuat melawan penyakitnya. Kita juga dapat membantu keluarga Khanza dengan membagikan halaman ini melalu sosial media, agar banyak orang yang tahu dan mau ikut membantu proses pengobatan Khanza. Seluruh donasi kalian sangat berarti untuk penyembuhan Khanza dan keluarga.

Ditulis Oleh: Shelia Lauvita


Kamu juga bisa bantu para pejuang pasien kanker lainnya dengan cara berdonasi di Kitabisa atau Aplikasi Kitabisa. Dengan berdonasi, kamu bisa bantu meringankan biaya pengobatan mereka. Klik di sini! Bantuan dari Anda tentunya sangat berarti dan membantu para penderita penyakit berbahaya yang perlu penanganan secara tepat.

Comments

comments

Comments are closed.

Show Buttons
Hide Buttons