Ramadhan

Pengertian Fidyah, Hukum, Serta Ketentuannya

Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dikerjakan. Namun, ada beberapa pengecualian bagi orang yang tidak berpuasa. Ada yang puasanya dapat diganti pada hari lain, ada pula karena penyebab tertentu tidak mampu berpuasa sehingga perlu membayar fidyah.

Mari kita bahas lebih dalam tentang penjelasan Fidyah dan beberapa ketentuan tertentu untuk membayar fidyah bagi orang yang tak mampu berpuasa.

 

Pengertian Fidyah

Pengertian Fidyah, Hukum, Serta Ketentuannya

Dalam bahasa Arab kata “fidyah” adalah mengganti atau menebus. Adapun menurut istilah fidyah adalah sejumlah harta benda dalam kadar tertentu yang wajib diberikan kepada fakir miskin sebagai ganti suatu ibadah yang telah ditinggalkan.

Misalnya, fidyah yang diberikan akibat ditinggalkannya puasa Ramadhan oleh orang lanjut usia yang tidak mampu melaksanakannya, atau oleh keluarga orang yang belum sempat meng-qadha atau mengganti puasa yang ditinggalkannya. Dengan memberikan fidyah tersebut, gugurlah suatu kewajiban yang telah ditinggalkannya.

 

Bagaimana Hukum Membayar Fidyah?

Pengertian Fidyah, Hukum, Serta Ketentuannya

Hukum membayar fidyah adalah wajib. Fidyah wajib disempurnakan mengikuti bilangan hari yang ditinggalkan. Fidyah juga menjadi satu tanggungan (hutang) kepada Allah SWT sekiranya tidak dilaksanakan.

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

 

Yang artinya: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al Baqarah: 184)

 

Siapa Orang yang Wajib Membayar Fidyah?

Pengertian Fidyah, Hukum, Serta Ketentuannya

Tidak semua orang diperbolehkan mengganti hutang puasa dengan membayar fidyah. Hanya orang-orang tertentu saja yang diperbolehkan menggantinya dengan fidyah. Berikut ini adalah beberapa orang yang harus membayar fidyah, karena tidak bisa berpuasa diantaranya :

  1. Orang yang sakit dan tidak ada harapan untuk sembuh kembali
  2. Orang tua renta atau lemah yang fisiknya sudah tidak kuat lagi berpuasa
  3. Wafat dan punya hutang puasa, seseorang yang tidak berpuasa karena alasan sakit pada bulan Ramadhan, lalu sembuh setelah itu dan memiliki kesempatan untuk berpuasa, namun belum sempat dia melaksanakan puasa qadha’nya kemudian meninggal dunia, maka hutang puasanya itu cukup dibayar dengan fidyah
  4. Orang yang menunda kewajiban mengqadha’ puasa Ramadhan tanpa uzur syar’i hingga Ramadhan tahun berikutnya telah menjelang. Mereka wajib mengqadha’nya sekaligus membayar fidyah, menurut sebagian ulama.
  5. Wanita yang hamil dan menyusui apabila ketika puasa mengkhawatirkan anak yang dikandung atau disusuinya. Mereka wajib membayar fidyah menurut sebagian ulama, namun menurut Imam Syafi’i selain wajib membayar fidyah juga wajib mengqadha’ puasanya. Sedangkan menurut pendapat lain, tidak membayar fidyah tetapi cukup mengqadha’.

 

Berapa Besaran Fidyah Yang Harus Dibayarkan?

Pengertian Fidyah, Hukum, Serta Ketentuannya

Menurut Muhammad SAW, bentuk fidyah yang harus dibayarkan berupa makanan, biasanya adalah makanan pokok. Makanan pokok bisa dalam bentuk apapun baik makanan siap saji atau hanya berupa bahan mentah, karena memang tidak ada aturan khusus yang mengikat. Fidyah itu berbentuk memberi makan sebesar satu mud sesuai dengan mud nabi. Ukuran mud itu bila dikira-kira adalah sebanyak dua tapak tangan Nabi SAW.

Membayar fidyah boleh berupa uang, seharga dengan makanan pokok yang harus dibayarkan jika sekiranya lebih bermanfaat. Alangkah lebih baik bila memberikan fidyah dalam bentuk uang, agar dapat dipergunakan oleh orang miskin sesuai kebutuhan dan untuk beberapa keperluan lainnya.

Ditulis Oleh: Samantha Widya


Kamu bisa bayarkan fidyah untuk mereka yang membutuhkan dengan cara berdonasi di Kitabisa. Dengan Kitabisa, kamu dapat menyalurkan fidyah dengan cepat dan mudah.

Recent Posts

<strong>Informasi Tentang Program Bingkisan Sehat Kitabisa</strong>

Informasi Tentang Program Bingkisan Sehat Kitabisa

Bingkisan Sehat adalah salah satu program dari Kitabisa yang men-support para Pejuang Sembuh melalui pemberian…

3 days ago
<strong>Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga</strong>

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga

Merayakan Beragam Kebaikan di Festival Warga Bantu Warga Kamu tertarik datang ke Festival Warga Bantu…

1 week ago
<strong>Informasi Tentang Program Kita Danain Kampus</strong>

Informasi Tentang Program Kita Danain Kampus

Kampusmu memiliki berbagai program kegiatan sosial dan ingin berkolaborasi dengan Kitabisa? Jangan khawatir, Kitabisa siap…

1 week ago
Informasi Tentang Kado Donasi x Gopay

Informasi Tentang Kado Donasi x Gopay

Halo #OrangBaik, Kitabisa menghadirkan fitur baru untuk kamu yang ingin memberikan kado/hadiah kepada orang tersayang.…

1 week ago
Program Paket Data untuk UMKM Melek Digital

Program Paket Data untuk UMKM Melek Digital

Apa itu Program “Paket Data untuk UMKM Melek Digital”Sebuah program untuk membantu memberikan bantuan pembelian…

2 weeks ago
Voluntrip By Kitabisa

Voluntrip By Kitabisa

Apa itu Voluntrip? Voluntrip adalah program yang diadakan oleh Kitabisa untuk mewadahi masyarakat umum yang…

3 weeks ago