Puasa Tasyrik Hukumnya Bagaimana?

Sudah tahukah kamu puasa Tasyrik hukumnya bagaiamana? Ibadah puasa sunnah memang adalah amalan yang sangat baik, dan mungkin selama ini kamu juga sering melakukannya. Meski demikian, urungkan untuk tetap beribadah puasa di hari tasyrik, karena syariat Islam melarangnya. Yang dimaksud hari tasyrik adalah tanggal 11 sampai 13 Dzulhijjah atau 3 hari setelah Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah.

 

Apa itu Puasa Tasyrik?

Hari tasyrik adalah suatu hari yang mana umat Islam dilarang berpuasa saat itu. Mengapa beribadah puasa pada hari tasyrik tidak diperbolehkanTerdapat hadis Rasulullah SAW terkait hal ini. Dari Nubaisyah Al Hudzali:  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, tasyrik itu artinya menjemur daging qurban pada terik matahari atau mengolahnya menjadi dendeng. Terkait dengan hadis tersebut, kaum Muslimin juga dianjurkan untuk lebih banyak berzikir dengan bacaan takbir dan lain-lain.

Masyarakat Arab di zaman dahulu mengawetkan daging dengan cara mengeringkannya dan pada waktu-waktu tersebut dinamakan hari makan dan minum. Pada hari tasyrik umat Islam justru dianjurkan untuk menikmati hidangan, makan, minum, dan memuji Allah SWT. Larangan berpuasa ini termasuk puasa ayyamul bidh atau puasa di tengah bulan, senin dan kamis, serta Daud, dan jenis puasa sunnah lainnya. Inilah maksudnya pengertian puasa haram, atau hari-hari dimana ibadah puasa justru tidak diperbolehkan. Hari-hari lain yang juga dilarang untuk kaum muslim berpuasa adalah saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

 

Keutamaan Hari Tasyrik menurut Ibnu Rajab

Hari tasyrik 2020 atau 11 sampai 13 Dzulhijjah 1441 Hijriah akan jatuh pada tanggal 01 – 03 Agustus 2020.  Tanggal ini, bisa kamu catat sebagai pengingat untuk tidak berpuasa pada hari itu. Ibnu Rajab meriwayatkan bahwa orang-orang yang berziarah ke Baitullah kelelahan karena menempuh perjalanan berat. Ditambah lagi mereka juga baru saja menjalankan ritual manasih haji serta umrah. Karena itu Allah mensyariatkan untuk tamu-tamu Baitullah ini agar beristirahat pada hari raya qurban sampai 3 hari sesudahnya di kota Mina. Allah perintahkan mereka untuk makan dan minum, terutama daging hewan qurban. Pada waktu-waktu inilah dikatakan bahwa mereka dijamu oleh Allah SWT karena rasa cinta kepada Muslimin yang taat.

Sementara kaum Muslim di berbagai tempat di seluruh dunia turut berbahagia merayakan Idul Adha dan waktu tasyrik sebagai ungkapan rasa syukur. Mereka dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah selama 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.

 

Amalan Yang Dianjurkan Di Hari Tasyrik

Selain mentaati larangan hari tasyrik dengan tidak berpuasa, Inilah ibadah yang dapat kamu lakukan pada hari-hari istimewa tersebut:

  1. Meningkatkan dzikir dengan ucapan-ucapan yang disukai Allah.
  2. Menyerukan takbiran setiap kali selesai melaksanakan shalat fardhu (wajib).
  3. Berdzikir dan mengingat Allah SWT saat menyembelih hewan qurban. Penyembelihan hewan dapat dilakukan sampai hari tasyrik selesai, atau 3 hari setelah Idul Adha.
  4. Mengucapkan basmalah sebelum makan untuk mengingat Allah dan mengucapkan hamdalah sebagai ungkapan syukur setelah makan.
  5. Banyak bertakbir kapan dan dimana saja.
  6. Meningkatkan intensitas berdoa kepada Allah.
  7. Memperbanyak bacaan doa Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanah wa fil aa-khirati hasanah, wa qinaa adzaaban-naar.

Banyak yang menyebut doa ini sebagai doa sapu jagad yang mengandung seluruh kebaikan. Terjemahannya adalah, “Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan pelihara lah kami dari siksa neraka.” 

 

Anjuran Untuk Bersyukur di Hari Tasyrik

Mengapa kita dianjurkan untuk banyak bersyukur dan bersuka cita di hari tasyrik? Ini karena pada hari-hari itulah segala nikmat jasmani (makan dan minum) serta rohani (berzikir kepada Allah) tercurah luar biasa.

Bagi seorang Muslim, zikir dan syukur adalah indikator sebaik-baiknya hati. Inilah nikmat bagi kaum Muslimin dan pada waktu-waktu tasyrik nikmat tersebut disempurnakan. Hikmah bersyukur dalam Islam dapat meningkatkan ketaatan kepada Yang Maha Kuasa. Pada hari tersebut seluruh umat Muslim dapat menikmati hidangan daging qurban berprotein tinggi yang dapat menyehatkan badan. Fisik yang bugar tentu dapat menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah yang diperintahkan oleh-Nya.

Nah, sekarang kamu pasti sudah memahami hukum tentang puasa di hari tasyrik serta anjuran untuk bersyukur. Salah satu pewujudan syukur adalah dengan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.


Kamu bisa berqurban dengan mudah melalui Kitabisa. Selain transparan dan sesuai syariat, harga hewan qurban di Kitabisa juga sangat terjangkau. Yuk, qurban sekarang bersama ribuan OrangBaik lainnya.

qurban online