Cerita #OrangBaik

Cerita Perjuangan Arsa untuk Sembuh dari Jantung Bocor

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Meskipun memiliki jaminan kesehatan, biaya obat-obatan, CT-Scan, dan biaya akomodasi selama tinggal di Jakarta sangatlah besar.

Demi kesembuhan Arsa yang sedang berjuang melawan jantung bocor, orang tua Arsa membuat galang dana di Kitabisa.

Penyakit Arsa bermula ketika dirinya mengalami kejang dan demam di usia 3 minggu. Melihat kondisi yang Arsa yang semakin parah, orang tua Arsa kemudian membawanya ke rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosa bahwa Arsa menderita jantung bocor dan hipertensi paru-paru. Keluarga Arsa berusaha pasrah  dan mencoba berbagai cara agar Arsa bisa segera sembuh.

 

Jantung Bocor Pada Bayi Arsa

Cerita Perjuangan Arsa untuk Sembuh dari Jantung Bocor

Penyakit jantung bocor merupakan suatu kelainan bawaan atau kongenital pada struktur jantung yang telah ada sejak lahir. Kelainan tersebut menyebabkan adanya lubang pada sekat jantung. Pada penyakit ini, terjadi pencampuran antara darah kotor dan darah bersih dikarenakan sekat jantung tersebut bocor. Inilah mengapa jantung dikatakan tidak berfungsi dengan normal. 

Seperti yang dialami Arsa, salah satu gejala dari jantung bocor adalah bayi mengalami kejang. Gejala signifikan akan muncul setelah bayi beranjak usia dua minggu atau dua bulan. Berikut ini adalah gejala-gejala yang ditemui pada bayi penderita jantung bocor:

  1. Detak jantung bayi sangat kencang
  2. Bayi akan kelelahan saat melakukan aktivitas berat (menyusu, menangis, dan bernapas)
  3. Bayi kesulitan untuk bernapas dan terkadang mengalami sesak napas
  4. Tubuh, kuku, lidah, serta bibir bayi terlihat kebiru-biruan akibat darah kotor bersirkulasi dalam tubuh dan masuk ke organ penting lain
  5. Umumnya bayi dengan jantung bocor memiliki berat badan yang kecil
  6. Terjadi pembengkakan pada pergelangan perut, kaki, dan vena di leher. 

 

Tak Hanya Jantung Bocor, Arsa juga Menderita Hernia

Cerita Perjuangan Arsa untuk Sembuh dari Jantung Bocor

Ujian bagi Arsa tidak berhenti sampai di jantung bocor. Tiba-tiba muncul benjolan di dekat alat kelamin Arsa. Dokter mengatakan bahwa penyakit tersebut adalah Hernia. Pada usianya yang masih sangat kecil, bahkan belum mencapai satu bulan, Arsa harus menderita 3 penyakit sekaligus. Ketiga penyakit itu adalah jantung bocor, hipertensi, dan hernia. Untuk sembuh, Arsa harus melakukan operasi di Rumah Sakit di Jakarta. 

Baca juga:
Kisah Nayyara yang Berjuang Melawan Gagal Jantung
Keberanian Keyla Menaklukkan Operasi Kelainan Jantung

 

Operasi Jantung dan Hernia Arsa

Cerita Perjuangan Arsa untuk Sembuh dari Jantung Bocor

Berangkat dari Sumatera, Arsa menjalani operasi pertamanya di Jakarta. Operasi tersebut adalah operasi jantung. Setelah menyelesaikan operasi pertamanya, Arsa sempat tak sadarkan diri selama 5 hari di Rumah Sakit. Perjuangannya belum selesai. Arsa masih harus melakukan operasi bedah jantung kedua kalinya, serta menyembuhkan masalah hipertensi pada paru-parunya. Selain itu, Arsa juga harus melakukan perawatan pasca operasi dan terapi. 

Biaya perawatan Arsa sempat terhambat karena keterbatasan biaya. Meskipun memiliki jaminan kesehatan, biaya CT-Scan, obat-obatan, dan biaya hidup Arsa selama di Jakarta membutuhkan biaya yang besar. Karena itu, Ibunda Arsa membuat galang dana di Kitabisa. Dana yang terkumpul pada galang dana ini digunakan untuk biaya kesembuhan bayi Arsa.

 

Bantuan untuk Bayi Arsa

Berkat bantuan dari para OrangBaik, Arsa bisa melanjutkan kembali pengobatannya. Donasi yang terkumpul digunakan untuk biaya keperluan Arsa seperti pengecekan CT-Scan, pembelian susu, pampers, tisu, dan obat-obatan Arsa yang tidak dibayarkan oleh jaminan kesehatan. Arsa telah menjalani operasi bedah jantung yang pertama, dan operasi hernia sebelah kiri. 

View this post on Instagram

Di usia 3 minggu, Arsa mengalami kejang dan demam tinggi. Setelah menjalani perawatan intensif, Arsa didiagnosa jantung bocor dan hipertensi paru-paru. Tak hanya itu, muncul pula benjolan di dekat alat kelamin Arsa yang dokter sebut hernia. . Arsa harus menjalani serangkaian operasi dengan biaya yang sangat mahal. Tapi, sang ayah justru dikeluarkan dari pekerjaannya karena sering tak masuk kerja untuk mengantar Arsa berobat. . Tak mau menyerah, Suryati (ibu Arsa) galang dana untuk biaya pengobatan Arsa. Berkat ratusan #OrangBaik, Arsa sudah menjalani serangkaian operasi untuk ketiga penyakitnya. Kini, kondisi Arsa sudah mulai membaik dan bisa pulang ke rumah 😊. . Namun, Arsa masih membutuhkan 2 kali lagi operasi untuk jantung dan hernianya. Kamu masih bisa berdonasi bantu biaya pengobatan Arsa dengan cara, klik: kitabisa.com/bantuarsasembuh . . Tak hanya donasi, yuk kita kasih doa untuk Arsa dengan cara, ketik: "Arsa Cepat Sehat" di kolom komentar! . Satu komentar darimu akan jadi doa yang terus mengalir untuk kesehatan Arsa. . #hernia #jantungbocor #kitabisa #orangbaik

A post shared by Kitabisa (@kitabisacom) on

Pada bulan Juni lalu, Arsa sudah diperbolehkan pulang. Kondisi badan Arsa masih lemah dan belum bisa berjalan dengan normal akibat operasi yang dijalaninya. Tapi, Arsa masih harus berjuang karena ia masih harus 2 kali menjalani tindakan operasi pada jantung dan operasi penyembuhan hernia. Operasi jantung yang kedua dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Desember nanti, sementara pada bulan Juli ini akan dilakukan operasi hernia sebelah kanan. 

Keluarga sangat bersyukur karena Arsa bisa menjalani pengobatan hingga ke tahap ini. Semoga Arsa terus kuat dan semangat untuk menjalani semua perawatan hingga dinyatakan sembuh total. 


Seperti teman orangtua Arsa, kamu juga bisa bantu keluarga, teman, atau kerabat yang butuh bantuan biaya pengobatan dengan cara galang dana di Kitabisa. Klik gambar di bawah ini!

Comments are closed.