Cerita #OrangBaik

Perjuangan Gibran Melawan Infeksi Serratia

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Fajar Aditya sedang berjuang untuk kesembuhan anaknya, Gibran. Gibran lahir dengan berat 1,5 kg. Karena itu, ia harus menjalani hari-harinya di ruang NICU sejak lahir.

 

Ibu Gibran mengalami pendarahan mendadak. Setelah dibawa ke rumah sakit, denyut jantung Gibran memang sudah tidak beraturan. Dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi caesar segera mungkin untuk menyelamatkan Gibran dan Ibunya. Sekitar pukul 1 dini hari, Gibran lahir dengan berat 1,5 kg.  Karena kondisi Gibran yang tidak stabil, ia harus segera dipindahkan ke ruang NICU. Berbagai alat bantu pernapasan telah digunakan oleh Gibran, namun kondisinya masih belum stabil. Dokter mengatakan bahwa Gibran mengalami infeksi di bagian usus.

 

Kondisi Gibran Setelah Lahir

Perjuangan Gibran Melawan Infeksi Serratia

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dokter mengatakan bahwa Gibran mengalami Infeksi Serratia. Infeksi Serratia adalah infeksi yang timbul dari lingkungan. Karena Gibran terlahir prematur, antibodi dalam tubuhnya belum terbentuk sehingga virus tersebut menjadi berbahaya. Gibran juga didiagnosis mengalami gangguan hati yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi antibiotik dan obat-obatan. Selain hatinya yang membengkak, obat-obatan yang dikonsumsi Gibran juga menyebabkan ginjalnya mulai terganggu.

Baca juga:
Transplantasi Hati untuk Pejuang Atresia Bilier
Kesembuhan Pejuang Atresia Ani yang Hidup dengan Kantong Kolostomi

 

 

Pengorbanan Orangtua Demi Kesembuhan Gibran

Perjuangan Gibran Melawan Infeksi Serratia

Gibran membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar. Kebutuhan Gibran yang sangat besar membuat ayah Gibran, Fajar, banting tulang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Beruntung, banyak OrangBaik yang membantu Gibran lewat galang dana yang dibuatnya di Kitabisa. Melalui halaman galang dana kitabisa.com/untukgibranaditya , belasan ribu OrangBaik berdonasi untuk bantu kesembuhan Gibran. Donasi yang terkumpul seluruhnya digunakan untuk biaya rumah sakit, pemeriksaan lab, obat-obatan, dan kebutuhan pengobatan Gibran lainnya.

 

Keadaan Gibran Saat Ini

Perjuangan Gibran Melawan Infeksi Serratia

Seluruh hasil pengumpulan dana digunakan untuk keperluan proses penyembuhan Gibran. Serangkaian pengobatan yang dijalani Gibran antara lain cuci darah, terapi streoid untuk menghilangkan slem di paru-paru, dan screening ROP. Gibran juga secara rutin mengkonsumsi obat liver dan vitamin supaya gizinya berat badannya semakin bertambah.

Berkat bantuan para OrangBaik, Gibran diperbolehkan pulang ke rumah sejak Januari 2019. Meski begitu Gibran masih harus melanjutkan konsumsi obat hati untuk menghilangkan bengkak dan kuning. Pemeriksaan kondisi pascaoperasi juga rutin dilakukan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.

Keluarga Gibran sangat bersyukur atas bantuan OrangBaik yang telah berdonasi untuk kesembuhan Gibran. Saat ini Gibran bisa berkumpul bersama orangtuanya di rumah.


Seperti orang tua Gibran, kamu juga bisa bantu keluarga, teman, atau kerabat yang butuh bantuan biaya pengobatan dengan cara galang dana di Kitabisa. Klik gambar di bawah ini!

Comments are closed.